Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perdana Menteri Irak deklarasikan kemenangan melawan ISIS

Perdana Menteri Irak deklarasikan kemenangan melawan ISIS Ilustrasi ISIS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengumumkan kemenangan karena telah mengusir kelompok militan Islam Irak dan Suriah (ISIS). Perang selama tiga tahun dilakukan untuk mengusir kelompok ektremis tersebut.

"Pasukan kita berada dalam kendali penuh atas perbatasan Irak-Suriah, dan oleh karena itu saya mengumumkan berakhirnya perang melawan Daesh (ISIS)," kata Abadi dalam sebuah konferensi di Baghdad, seperti dilansir dari Straits Times, Minggu (10/12).

"Musuh kita ingin membunuh peradaban kita, tapi kita telah menang melalui persatuan dan tekad kita. Kami telah menang dalam waktu singkat," kata Abadi. Dia juga memuji angkatan bersenjata Irak yang heroik.

ISIS merebut wilayah Baghdad di utara dan barat dalam serangan petir pada tahun 2014.

Tentara Irak dan polisi sempat mundur saat itu, Ayatollah Ali Sistani, pemimpin spiritual Syiah di Irak, menyerukan pergerakan umum yang mengarah pada pembentukan unit paramiliter Hashed al-Shaabi.

Perundingan Irak juga diluncurkan dengan dukungan kampanye udara, yang dilancarkan oleh koalisi pimpinan AS, merebut kota demi kota dari cengkeraman militan dalam perang perkotaan yang sengit.

"Selamat kepada pemerintah Irak dan pasukan keamanan Irak mengenai pembebasan seluruh daerah berpenduduk Daesh di Irak," kata koalisi tersebut dalam sebuah pernyataan di Twitter, dengan menggunakan akronim bahasa Arab untuk ISIS.

Namun, Hisyam al-Hashemi, seorang ahli kelompok militan, memperingatkan bahwa ISIS masih merupakan ancaman dengan mempertahankan senjata di zona gurun yang tidak berpenghuni. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP