Penyelidik dari PBB Dilarang Masuk ke Lokasi Pembunuhan Jamal Khashoggi

Kamis, 31 Januari 2019 13:11 Reporter : Hari Ariyanti
Penyelidik dari PBB Dilarang Masuk ke Lokasi Pembunuhan Jamal Khashoggi Jamal Khashoggi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyelidik PBB yang melakukan investigasi internasional atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi tiba di Istanbul, Turki pada hari Senin (28/1) lalu. Salah satu lokasi yang dituju tim ini adalah Konsulat Arab Saudi. Namun tim ini dilarang masuk ke dalam konsulat. Kantor konsulat itu diyakini sebagai lokasi pembunuhan Khashoggi pada Oktober 2018. Khashoggi diketahui menghilang setelah memasuki konsulat tersebut untuk mengurus dokumen pernikahannya.

Ketua tim investigasi, Agnes Callamard dan timnya baru-baru ini mengumumkan pihaknya telah mengajukan permohonan kepada pihak berwenang Saudi untuk memasuki konsulat dan bertemu pejabat Saudi di Istanbul. Agnes mengatakan pihaknya sembari menunggu respons pejabat Saudi, pihaknya melakukan survei di sekitar konsulat.

"Kami dengan hormat meminta pihak berwenang memberikan kami akses," jelasnya sebagaimana dilansir dari Middle East Monitor, Kamis (31/1).

Agnes mengatakan investigasi ini merupakan inisiatifnya sendiri karena PBB tak punya iktikad untuk melakukan investigasi kejahatan internasional. Selama di Istanbul, Agnes dan tim bertemu dengan Kepala Kejaksaan Istanbul, Irfan Fidan yang memimpin inveestigasi kasus ini di Turki. Selain itu tim ini juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu dan Menteri Peradilan Turki, Abdulhamit Gul.

Laporan hasil investigasi akan disampaikan kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Juni mendatang. Agnes Callamard adalah aktivis hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi. Dia ditunjuk sebagai pelapor khusus PBB pada 2016 untuk menyelidiki eksekusi sewenang-wenang. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini