Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembelot sebut Korea Utara tidak akan sepenuhnya hancurkan senjata nuklir

Pembelot sebut Korea Utara tidak akan sepenuhnya hancurkan senjata nuklir thae yong ho. ©AFP

Merdeka.com - Mantan wakil duta besar Korea Utara untuk Inggris, Thae Yong-ho, yang kini sudah membelot mengatakan, Korut tidak akan sepenuhnya menghancurkan senjata nuklirnya. Pernyataan Thae ini disampaikan menjelang pertemuan pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Singapura 12 Juni mendatang.

Menurut Thae, perundingan antara kedua negara itu nantinya tidak akan berakhir 'tulus dengan pelucutan seluruh senjata nuklir' tapi hanya 'mengurangi kemampuan ancaman nuklir Korut'.

"Pada akhirnya Korea Utara akan tetap sebagai negara berkekuatan nuklir meski sudah dianggap sebagai negara non-nuklir," kata Thae, seperti dilansir laman Channel News Asia, Senin (14/5).

Pada pertemuan dua Korea bulan lalu kedua negara berkomitmen mencapai denuklirisasi di Semenanjung Korea. Pyongyang dua hari lalu juga mengumumkan akan menghancurkan lokasi uji coba nuklirnya pekan depan.

Washington menginginkan Korut benar-benar menghancurkan sepenuhnya senjata nuklir mereka dan menekankan syarat itu akan menjadi kunci perundingan.

Pyongyang mengatakan mereka tidak memerlukan senjata nuklir jika keamanan mereka terjamin.

Namun Thae, salah satu pejabat penting di Korut yang sudah membelot, mengatakan, "Korea Utara akan beralasan proses denuklirisasi bakal membuat negara mereka kalah dan mereka akan menolak pelucutan penuh nuklirnya."

Dalam tulisan di buku memoarnya, Thae juga mengatakan, "Orang-orang harus tahu Korut sangat bergantung dengan program nuklir mereka lebih dari apa pun."

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP