Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku penembakan masjid di Kanada pakai senapan AK-47

Pelaku penembakan masjid di Kanada pakai senapan AK-47 Penembakan di masjid Quebec. ©REUTERS/Mathieu Belanger

Merdeka.com - Lima orang dilaporkan tewas akibat penyerangan di sebuah masjid Pusat Kebudayaan Islam di Quebec, Kanada. Dari laporan saksi mata, pelaku ada tiga orang.

Insiden penembakan terjadi saat para korban tengah melakukan salat isya. Dua orang sudah ditangkap pihak kepolisian, dan saat melakukan aksinya, mereka membawa senjata AK-47.

"Dua orang sudah kita tangkap, kami masih mencari seorang lagi yang berhasil kabur," kata juru bicara kepolisian Quebec, dilansir dari The Guardian, Senin (30/1).

Kantor berita lokal Le Soleil melaporkan, seorang tersangka membawa senjata AK-47, sementara seorang lainnya diketahui berusia 27 tahun.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengutuk tindakan tersebut. Dia mengatakan penyerangan itu adalah tindakan terorisme.

"Kami mengecam keras penyerangan terhadap muslim di tempat ibadah dan pengungsi. Hingga saat ini otoritas keamanan kita masih melakukan investigasi. Sungguh perbuatan tidak manusiawi. Keberagaman adalah kekuatan kita dan toleransi agama merupakan nilai kita, sebagai warga Kanada. Mari kita pegang erat," ujar Trudeau.

Saat penembakan, ada sekitar 40 orang tengah menjalankan ibadah di masjid itu.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP