Pagar rumah dinas Presiden Brasil ditabrak, peluru berserakan di TKP
Merdeka.com - Sebuah mobil menabrak gerbang kediaman dinas Presiden Brasil Michel Temer. Akibat insiden tersebut, petugas keamanan rumah dinas Temer sampai memberikan tembakan peringatan ke arah mobil tersebut.
"Presiden sedang tidak ada di rumah dinas. Pengemudi juga sudah kami tangkap," ujar seorang polisi, dilansir dari Reuters, Kamis (29/6).
Dari tayangan di televisi, terlihat gerbang rumah dinas roboh dan ada beberapa peluru ada di lokasi. Akses menuju lokasi juga ditutup usai insiden terjadi.
Presiden Temer sendiri kini tinggal di rumha dinas lain yang terletak di Jaburu. Diduga aksi menabrakkan mobil ke rumah sebagai bentuk kekecewaan atas Temer.
Sang presiden diketahui didakwa pengadilan menerima suap dari bos perusahaan pengemasan daging. Namun hal ini membantah dengan keras.
"Saya akan membuktikan kalau tidak salah. Saya sudah menghadapi banyak tuduhan sejak menjabat tahun lalu," ujarnya.
Temer memang telah mendapat banyak tudingan korupsi sejak menjabat sebagai presiden Brasil tahun lalu, menggantikan presiden sebelumnya Dilma Rouseff yang dilengserkan lantaran korupsi. Awalnya, Temer merupakan wakil presiden Rouseff.
Dakwaan tersebut ditetapkan setelah mencuatnya rekaman audio Temer dan salah seorang petinggi perusahaan tersebut yang membahas penerimaan suap.
(mdk/che)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya