Matador kondang masuk RS setelah diseruduk banteng di selangkangan
Merdeka.com - Walau sudah risiko pekerjaan, tapi nasib nahas yang tak menyenangkan menimpa Fransisco 'Paquirri' Rivera Ordonez. Sang matador terkenal dari Kota Huesca, Spanyol, itu kemarin terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius.
Paquirri diseruduk oleh banteng yang seharusya dia taklukkan. Tak tanggung-tanggung, banteng itu menghajar sang matador di bagian selakangan, seperti dilaporkan BBC, Rabu (12/8).
Pria 41 tahun itu masih dirawat di ICU, tapi dikabarkan dalam kondisi stabil. Dokter mengatakan tanduk banteng menembus 25 cm ke dalam kulit bagian kanan paha atas Paquirri.

Matador ganteng yang punya banyak penggemar di Spanyol ini beruntung lolos dari maut. Sang ayah, Paquirri senior, tewas diseruduk banteng saat beraksi di Kota Cordoba, pada 1984.
Paquirri punya adik lelaki yang juga menjadi matador. Keduanya bersaing memperbutkan gelar penakluk banteng terbaik di seantero Spanyol. Sebelum insiden kemarin, Paquirri selangkah lebih unggul karena mendapat medali penghargaan dari Kementerian Budaya Spanyol pada 2009.
Tradisi matador di masa kini telah banyak berubah. Matador dilarang menghunus pedang tajam untuk menghabisi banteng yang mereka hadapi.
Tapi olah raga tradisional ini masih populer. Setidaknya 2 ribu atraksi matador digelar sepanjang tahun lalu. Jumlah itu sudah turun drastis dibanding beberapa dekade lalu. Negara Bagian Catalan dan Kepulauan Canary telah melarang ada atraksi matador di wilayahnya, atas desakan para penyayang binatang.
Simak video Paquirri diseruduk banteng berikut ini:
(mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya