Ledakan di pabrik kimia Kairo, tidak ada WNI jadi korban
Merdeka.com - Ledakan dilaporkan terjadi di sebuah pabrik kimia dekat Bandara Internasional Kairo pada Jumat dini hari waktu setempat. Kantor berita Mesir, MENA melaporkan bahwa dua belas orang terluka akibat insiden tersebut.
Sejauh ini korban cedera telah dirawat di salah satu rumah sakit di Kairo. Tetapi tingkat keparahan luka mereka belum diketahui.
Seorang juru bicara militer mengatakan, ledakan itu diduga kuat disebabkan oleh suhu tinggi di fasilitas penyimpanan bahan bakar.
"Lalu lintas udara di bandara tak terpengaruh ledakan tersebut," kata Menteri Penerbangan Mesir, Younis al-Masri seperti dikutip dari BBC, Jumat (13/7).
Menurut saksi mata, suara ledakan itu memekakkan telinga dan kobaran apinya terlihat dari kejauhan.
Gambar yang dibagikan di media sosial Kairo menunjukkan bola api membumbung ke angkasa di Distrik Heliopolis. Petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan kobaran api dengan cepat, demikian menurut televisi pemerintah.
Sementara itu Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo memastikan tidak ada WNI jadi korban insiden itu.
"Alhamdulillah, sejauh ini belum ada laporan WNI yang menjadi korban dari ledakan tersebut,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzy, di Kairo, Mesir, (13/7). Meski demikian, KBRI Kairo terus memonitor perkembangan insiden tersebut.
Untuk diketahui, pihak otoritas Mesir sendiri sudah memastikan bahwa ledakan dekat bandara terbesar di Negeri Seribu Menara ini terjadi di sebuah fasilitas penyimpanan bahan kimia milik Heliopolis for Chemical Industries di Jalan Joseph Tito, Kairo. Diduga suhu tinggi memicu terjadinya ledakan. Aktivitas lalu lintas penerbangan di Bandara Internasional Cairo sendiri tidak terganggu insiden tersebut.
Setidaknya 12 orang terluka dalam kejadian ini. Dilaporkan suara ledakan sampai terdengar di kota Heliopolis (sekitar 11 km dari lokasi kejadian) dan Nasr City (sekitar 14 km dari lokasi kejadian). Nasr City merupakan pemukiman padat penduduk dan banyak WNI yang tinggal di daerah tersebut.
Reporter: Tanti Yulianingsih
Sumber: Liputan6.com
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya