Kota Ini Tidak Akan Melihat Matahari Selama Dua Bulan

Jumat, 20 November 2020 15:22 Reporter : Merdeka
Kota Ini Tidak Akan Melihat Matahari Selama Dua Bulan Danau di Alaska. © Wallpaper-diq.com

Merdeka.com - Matahari tidak akan terbit dan terbenam di Utqiagvik, Alaska, Amerika Serikat, selama lebih dari 2 bulan. Hal ini dinamakan fenomena malam kutub.

Di kota yang dulu bernama Barrow ini, matahari terbit dan terbenam untuk terakhir kalinya pada Kamis kemarin dan baru akan terjadi lagi 60 hari kemudian. Kini kota tersebut akan mengucapkan selamat tinggal pada siang hari selama 2 bulan ke depan.

Dilansir dari laman CNN, Jumat (20/11) Kota kecil yang terletak di utara Lingkaran Arktik ini telah memasuki fase kegelapan tahunan, yang dikenal sebagai malam kutub. Hal ini terjadi setiap musim dingin akibat kemiringan poros bumi.

“Malam kutub adalah fenomena normal yang terjadi setiap musim dingin untuk Barrow (Utqiagvik), dan kota-kota lain di dalam lingkaran Arktik,” kata ahli meteorologi CNN Allison Chinchar.

“Kemiringan ini membuat tidak ada cakram Matahari yang terlihat di atas cakrawala, tapi itu tidak berarti kota tersebut akan benar-benar gelap, sebagian besar jam siang hari akan melewati periode yang dikenal sebagai senja sipil,” sambungnya.

Baca Selanjutnya: "Pikirkan seperti apa langit sebelum...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini