Korban Tewas Kerusuhan di India Bertambah Jadi 33 Orang

Jumat, 28 Februari 2020 14:36 Reporter : Merdeka
Korban Tewas Kerusuhan di India Bertambah Jadi 33 Orang Bentrokan aksi protes UU Kewarganegaraan di India. ©REUTERS/Danish Siddiqui

Merdeka.com - Polisi menyampaikan korban tewas akibat kerusuhan berdarah di Delhi, India bertambah menjadi 33 orang pada Kamis (27/2), ketika gerombolan massa terus berkeliaran di jalan-jalan di ibu kota India itu.

Ribuan polisi dan paramiliter berpatroli di pinggiran timur laut Delhi yang terkena dampak untuk mencegah terjadinya letusan kekerasan. Kerusuhan bermula dari penyerangan terhadap massa pengunjuk rasa yang menentang UU Kewarganegaraan Baru India. UU ini dinilai diskriminatif terhadap warga Muslim.

Dikutip dari Alaraby, Jumat (28/2), Direktur Rumah Sakit Guru Teg Bahadur (GTB), Sunil Kumar mengatakan pihaknya mencatat 30 korban meninggal. Sementara kepala dokter di Rumah Sakit Lok Nayak mengatakan tiga orang telah meninggal di sana.

"Mereka semua (di GTB) mengalami luka tembak," kata Kumar kepada AFP.

Kishore Singh, pengawas medis Rumah Sakit Lok Nayak, mengatakan kepada AFP 10 orang masih dalam kondisi kritis. Kerusuhan awal meletus pada Minggu malam. Korban jiwa sampai Rabu dilaporkan 27 orang setelah kerusuhan pecah pada Senin dan Selasa saat kelompok dari organisasi Hindu garis keras bentrok dengan massa pengunjuk rasa yang kebanyakan Muslim.

Baca Selanjutnya: Kelompok-kelompok yang dipersenjatai dengan golok...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini