Koper Pembunuh Khashoggi Berisi Gunting hingga Alat Suntik

Rabu, 14 November 2018 19:32 Reporter : Merdeka
Koper Pembunuh Khashoggi Berisi Gunting hingga Alat Suntik 15 warga saudi diduga terlibat hilangnya jurnalis khashoggi. ©The Independent

Merdeka.com - Hasil penyelidikan Turki dalam kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi menyatakan koper yang dibawa oleh 15 orang anggota intelijen Arab Saudi ke Turki berisi gunting, defibrillator, alat suntik dan peralatan lainnya. Hal itu menambah daftar bukti bahwa Jamal Khashoggi, telah dibunuh secara keji.

Dikutip dari laman Times of India, Rabu (14/11), sejumlah barang tersebut diketahui oleh tim penyidik Turki dari gambar X-ray (pemerikasaan barang) yang ada di bandara. Dalam bagasi itu terlihat ada 10 buah telepon, lima walkie-talkie, interkom, dua jarum suntik, dua defibrillator, jamming device, stapler hingga gunting.

Bagasi yang dibawa oleh tim Arab Saudi berangkat pada 2 Oktober pukul 15.20 GMT dan tiba di Turki pada pukul 19.46 GMT (hari yang sama), demikian menurut laporan dari surat kabar Sabah.

Kuat dugaan, barang-barang yang mereka bawa di dalam koper itu menjadi alat untuk menghabisi jurnalis yang dikenal vokal tersebut.

Sebelumnya, media Turki telah menerbitkan rincian mengerikan tentang pembunuhan Jamal Khashoggi. Menurut pemaparan dari seorang jaksa di Turki, Khashoggi telah dibunuh dengan cara dimutilasi pada 2 Oktober lalu, saat dirinya tengah mengurus sejumlah dokumen di konsulat Arab Saudi di Istanbul.

Dalam laporan yang diterbitkan The Washington Post, Jumat 2 November, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menulis sejumlah pernyataan seputar kematian Jamal Khashoggi.

Presiden Erdogan menyebut perintah untuk membunuh Jamal Khashoggi datang dari tingkat tertinggi pemerintah Arab Saudi.

Erdogan juga menyebut, 15 orang anggota intelijen dari Arab Saudi yang melakukan perjalanan ke Turki lah yang sudah menghabisi Jamal Khashoggi.

Tim tersebut dipimpin oleh Maher Abdulaziz Mutreb, pria yang disebut media Turki sebagai kepala operasi pembunuhan Jamal Khashoggi.

The New York Times bahkan menyebut jika Maher Abdulaziz Mutreb adalah tim keamanan di Saudi yang kerap bepergian dengan Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS).

Reporter: Teddy Tri Setio Berty

Sumber: Liputan6.com [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini