Kenakan niqab, muslimah diusir pemilik restoran di Jerman

Insiden ini terjadi saat perayaan cahaya di Jerman berlangsung. Perayaan tersebut biasanya di rayakan dengan minum minuman keras.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Kenakan niqab, muslimah diusir pemilik restoran di Jerman
Niqab. ©Reuters

Seorang pemilik rumah makan di Jerman mengusir seorang muslimah yang mengenakan niqab. Perempuan itu menolak melepaskan niqab yang dia kenakan saat perayaan festival cahaya tahunan.

Christian Schulz, merupakan manajer sebuah rumah makan Seekrug di Bielefeld, Jerman Barat. Dia dilaporkan mengusir seorang muslimah dari restorannya pada akhir pekan lalu.

Wanita itu tengah duduk terdiam mengenakan niqab, dan rumah makan tersebut menyediakan bir dalam festival cahaya yang tentunya digelar setiap tahun.

Schulz kemudian meminta wanita tersebut untuk melepaskan niqabnya, namun ditolak. Akhirnya, seperti dilaporkan The Independent, Jumat (16/9), pria itu memutuskan mengusir muslimah tersebut.

Insiden ini terungkap dan memicu kemarahan netizen. Schulz mengatakan dia tidak berniat jahat kala mengusir wanita tersebut.

"Semua ini menjadi pikiran bagi saya. Saya seharusnya tidak mempublikasikan hal ini. Saat ini, saya mungkin harus menutup bisnis saya," ujarnya.

Dia berdalih mengusir wanita tersebut karena khawatir niqab yang dikenakan muslimah itu membuat tamu rumah makan tersebut tidak nyaman. Apalagi, dia datang kala mereka menikmati festival cahaya dan minuman keras.

Schulz mengklaim, karyawannya berasal dari berbagai latar belakang.

"Kami mempekerjakan karyawan dari berbagai negara, dari Ghana, Turki, Mesir, Ukraina, Polandia, Pakistan, Portugal, dan lainnya," ucap dia.

Insiden ini terjadi kurang dari sebulan setelah pengadilan di Jerman memutuskan seorang mahasiswi muslim dilarang mengenakan niqab di kelasnya.

Rekomendasi