Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kelelahan tarik kereta, kuda di China jatuh lalu mati

Kelelahan tarik kereta, kuda di China jatuh lalu mati Seekor kuda mati di kebun binatang Shenzhen China. ©Daily Mail

Merdeka.com - Seekor kuda di Kebun Binatang Shenzhen Safari, Provinsi Guangdong, China, tiba-tiba jatuh lunglai dan mati setelah menarik kereta berisi turis melewati tebing curam.

Kejadian itu berlangsung di depan mata banyak anak dan menuai kemarahan para pengguna media sosial di China. Mereka menuduh kuda itu kelebihan beban kerja sehingga kelelahan.

Pihak kebun binatang menyangkal kuda itu mati karena kurang gizi dan kelelahan. Mereka menyebut kuda itu mati karena serangan jantung, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Ahad (5/10).

Menurut media China, kuda itu langsung terjatuh ketika sedang menarik kereta berisi empat turis setelah bolak-balik sebanyak 25 kali hari itu.

Sebuah foto dari turis bernama Shi Lin memperlihatkan kuda itu terbaring di tanah dengan tali dan kayu penarik masih terpasang di tubuhnya.

"Mata dan mulutnya terbuka lebar dan dia terlihat sangat kurus, kurang gizi," kata dia.

Kematian kuda malang itu terjadi di tengah masa liburan Pekan Emas di kebun binatang itu.

Imbalan bagi kuda yang menarik kereta turis naik dua kali lipat selama liburan ini dan mereka dipaksa bekerja amat berat.

Pihak kebun binatang Shenzhen menyalahkan pihak ketiga yang bertanggung jawab atas kesehatan kuda. Namun mereka tidak bisa menunjukkan surat kontrak dengan pihak ketiga itu ketika ditanya para wartawan.

Seorang pekerja kebun binatang mengatakan kepada media China, "Kuda itu seperti manusia. Mereka bisa jatuh sakit atau kena serangan jantung. KUda bisa hidup hingga 20 tahun. Kuda yang mati itu umurnya sekitar 15 tahun." (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP