Jika Kapal Selam Titanic Kehabisan Oksigen, Ini yang Bakal Dialami 5 Penumpangnya
Merdeka.com - Kapal selam Titan yang membawa lima penumpang ke titik lokasi bangkai kapal Titanic masih belum ditemukan sejak hilang kontak pada Minggu. Kini sisa pasokan oksigen terus berkurang.
Kapal selam itu memiliki kapasitas oksigen untuk 70-96 jam dan kini oksigen yang tersisa kurang dari 24 jam.
Bagaimana nasib penumpang kapal jika oksigen habis? Dapatkah mereka bertahan hidup?
Ahli ahli pengobatan hiperbarik di Universitas Memorial, Newfoundland, Kanada, Dr Ken Ledez mengungkapkan, beberapa faktor penting juga berperan terkait keselamatan penumpang.
Dia menjelaskan, bertahan hidup setelah kehabisan oksigen tergantung pada metabolisme orang tersebut dan beberapa orang mungkin bisa bertahan hidup lebih lama dari yang lain.
"Itu tidak seperti mematikan lampu, tapi seperti mendaki sebuah gunung," jelasnya, dikutip dari BBC, Kamis (22/6).
"Mereka akan melakukan apapun yang mereka bisa untuk mengurangi konsumsi oksigen mereka, mereka akan beristirahat, mereka akan berusaha sesantai dan setenang mungkin," lanjutnya.
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKebanyakan aktivitas atau bergerak bisa menyebabkan meningkatnya metabolisme dan menimbulkan lebih banyak karbon dioksida.
Dr Ledez juga mengatakan hipotermia bisa menjadi kawan mereka.
"Ada kemungkinan jika mereka cukup dingin dan pingsan mereka bisa melaluinya. Detak jantung bisa sangat lambat ketika dingin," paparnya.
"Bisakah mereka bertahan selama seminggu setelah oksigen habis? Saya meragukannya. Tapi beberapa orang mungkin bisa bertahan lebih lama dari yang lainnya."
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya