Jelang Pemilu, PM Israel Akan Gabungkan Tepi Barat Palestina

Minggu, 7 April 2019 14:30 Reporter : Merdeka
Jelang Pemilu, PM Israel Akan Gabungkan Tepi Barat Palestina Benjamin Netanyahu. ©REUTERS

Merdeka.com - Israel akan melaksanakan pemungutan suara pada Selasa 9 April 2019, dan Netanyahu bersaing untuk mendapatkan suara dukungan bagi partai-partai sayap kanan yang mendukung pencaplokan bagian dari Tepi Barat.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan akan mencaplok wilayah di Tepi Barat Palestina yang diduduki sebagai permukiman masa depan orang bangsa Yahudi, jika dia memenangi pemilu yang akan diselenggarakan pekan depan.

"Anda bertanya apakah kami pindah ke tahap berikutnya - jawabannya adalah ya, kami akan pindah ke tahap berikutnya," katanya, seperti dilansir BBC, Minggu (7/4).

"Saya akan memperluas kedaulatan (Israel) dan saya tidak membedakan antara blok pemukiman dan pemukiman terisolasi."

Seorang juru bicara untuk pemimpin Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kepada kantor berita Reuters: "Segala tindakan dan pengumuman tidak akan mengubah fakta. Pemukiman ilegal dan mereka akan dihapus."

Partai Likud sayap kanan yang dipimpin PM Benjamin Netanyahu bersaing ketat dengan aliansi partai berhaluan politik tengah-kanan yang baru.

Namun partai-partai lain, yang beberapa di antaranya mendukung pencaplokan Israel atas Tepi Barat, bisa berakhir menjadi raja ketika mereka mencoba membentuk koalisi untuk memerintah.

Dalam partai Likud Netanyahu sendiri, 28 dari 29 anggota parlemen yang mencalonkan diri kembali terpilih sebagai pendukung pendekatan ini. Sebelumnya, perdana menteri adalah satu-satunya pengecualian, hingga kemudian dia melontarkan komentar serupa akhir pekan ini, menjadikan semua politisi Likud yang mencalonkan diri kembali (29 orang) memiliki visi politik aneksasi Tepi Barat.

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini