Janda sultan Brunei tertipu Rp 173 miliar
Merdeka.com - Mariam Aziz, janda Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah bernasib sial. Dia rugi Rp 173 miliar setelah bekas pembantunya, Fatimah Kumin Lim, menilap perhiasannya.
Harian the Daily Mail melaporkan, Rabu (7/3), Lim awalnya meminjam cincin dan kalung berlian milik Aziz. Ternyata dia mengganti semua perhiasan itu dengan barang tiruan.
Penipuan ini terjadi tiga tahun lalu. Pengacara Aziz, Max Mallin menyatakan Lim berkedok meminjam perhiasan untuk berbisnis properti.
Korbannya adalah putri kandung Sultan, Afifa Abdullah. Keduanya bersahabat meski berstatus majikan dan pembantu.
Lim mendekati Afifa dan mengatakan butuh jaminan barang berharga untuk berbisnis. "Dia bilang 'coba pinjami aku perhiasan berharga ibumu, barang dua jam saja'," kata Afifa saat bersaksi di Pengadilan Ibu Kota Bandar Sri Begawan.
Afifa memercayai bujukan Lim yang menjamin kalung dan cincin permata itu akan kembali dalam dua jam. Saat sang ibu memerika koleksi perhiasannya akhir tahun lalu, rupanya kalung dan cincin permata langka itu sudah berganti plastik.
Lim sempat mengakui semua tuduhan itu ketika diperika Kepolisian Brunei bulan lalu. Tidak berapa lama, dia menyangkal semua tudingan dan menyebut pengakuan sebelumnya lantaran paksaan polisi. Sidang kasus ini masih berlangsung sampai sekarang.
Mariam Aziz merupakan mantan pramugari Maskapai Kerajaan Brunei (RBA). Sultan Hassanal Bolkiah menikahinya pada 1982, sebagai istri kedua. Pernikahan keduanya kandas pada 2003.
Afifa adalah anak ketiga dari hasil perkawinan mereka. Sejak bercerai dari Sultan ke 29 kesultanan kaya minyak itu, Aziz kehilangan semua keistimewaan yang biasa diterima anggota kerajaan. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya