Ini Asal Usul Kata Abrakadabra, Sudah Ada Sejak Zaman Romawi Kuno
Merdeka.com - Kata "abrakadabra" seringkali diucapkan pada pertunjukan sulap. Lantas, mengapa para pesulap menggunakan mantra ajaib tersebut? Bagaimana asal usulnya?
Mantra ajaib yang kini digunakan oleh para pesulap untuk mewujudkan keajaibannya ternyata memiliki akar asal usulnya dari peradaban Romawi Kuno.
Pada masa Romawi Kuno, mantra ini tidak semata-mata digunakan pada pertunjukkan sulap untuk fungsi hiburan. Dulu, mantra ini dipercaya memiliki kekuatan magis.
Dilansir Ancient Origins, terdapat satu teori yang menyatakan mantra abrakadabra berasal dari bahasa Ibrani "ab, ben, ruach hakodesh," yang berarti "Bapa, Anak, dan Roh Kudus."
Melalui teori di atas, kata abrakadabra merupakan salah satu bentuk doa kepada Trinitas Mahakudus.
Terdapat teori lain yang mengatakan kata abrakadabra berasal dari mantra ajaib "abraxas". Kata satu ini cukup unik sebab dalam numerologi Yunani, kata-kata tersebut memiliki jumlah 365, yang sama dengan total hari dalam satu tahun.
Bahasa Aramaik
Tidak sampai di sana, ada teori lain yang menyatakan kata abrakadabra berasal dari frasa Aramaik "Avra kedavra," seperti yang digunakan oleh Harry Potter.
Dalam buku atau film Harry Potter, mantra "Avra kedavra" digunakan sebagai mantra yang berfungsi untuk memberikan kutukan yang mematikan.
J.K. Rowling, penulis dari buku Harry Potter, mengatakan penggunaan "Avra kedavra"-nya terinspirasi dari mantra versi Aramaik yang memiliki arti "biarkanlah dia hancur."
Kata abrakadabra juga pernah digunakan sebagai jimat medis di Zaman Romawi Kuno. Cendekiawan Romawi, Serenus Sammonicus pernah membahas kata ini dalam karya tulisnya Liber Medicinalis .
Selain abdrakadabra, terdapat banyak mantra magis lain yang pernah digunakan oleh peradaban manusia, mulai dari alakazam, hocus pocus, hingga bibbidi-bobbidi-boo.
Reporter Magang: Qaulan Maruf Indra
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya