Ini 5 bukti pelajar di China paling stres sedunia

Minggu, 5 Juli 2015 06:49 Reporter : Ardyan Mohamad
Ini 5 bukti pelajar di China paling stres sedunia ujian akhir sekolah China di hutan. ©REUTERS/Stringer

Merdeka.com - Republik Rakyat China saat ini disebut-sebut sebagai negara dengan kualitas pendidikan terbaik sedunia. Setidaknya menurut standar tes PISA dari lembaga OECD pada 2012, yang mengukur kemampuan baca tulis, berhitung, dan sains para pelajar SD hingga SMA.

Kualitas akademik pelajar di Shanghai, salah satu kota di Negeri Tirai Bambu, mengalahkan Amerika Serikat ataupun inggris secara keseluruhan.

Tapi semua capaian itu bukannya tanpa biaya. Murid jadi salah satu yang paling merasakan dampak iklim kompetitif dunia pendidikan China. Karena China memiliki populasi penduduk terbanyak sedunia, akhirnya sekolah pun jadi ajang saling sikut.

Gambarannya, biasanya satu kelas di RRC ada 70 murid. Sehingga perlu perjuangan ekstra untuk meraih peringkat satu. Siswa peringkat lima besar yang biasanya berpeluang mengubah nasib.

Peserta didik di China menghabiskan 8,6 jam belajar di sekolah saban hari. Tekanan orang tua agar anak mereka berprestasi membuat setiap siswa pasti dibebani pelajaran tambahan di luar sekolah.

Hasilnya, banyak sisi gelap yang muncul dari dunia pendidikan China. Termasuk kasus-kasus siswa nekat bunuh diri di sekolah yang sangat menyedihkan. Seakan sadar dengan itu, pengelola pendidikan di China pun melakukan bermacam cara untuk mengurangi atau malah menambah stres peserta didik.

Rangkuman fakta merdeka.com kali ini menunjukkan, betapa murid di China memang punya tingkat stres berbeda dari pelajar di negara lain.

Selamat membaca!

Topik berita Terkait:
  1. China
  2. Pendidikan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini