Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Inggris, Spanyol, Prancis, dan Swedia Akui Guaido sebagai Presiden Venezuela

Inggris, Spanyol, Prancis, dan Swedia Akui Guaido sebagai Presiden Venezuela juan guaido. ©AFP/Luis Robayo

Merdeka.com - Inggris, Spanyol, Prancis, dan Swedia hari ini mengumumkan mereka mengakui pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, sebagai presiden sementara negara Amerika Latin itu setelah pemerintahan Nicolas Maduro gagal memenuhi ultimatum pelaksanaan pemilu dalam waktu delapan hari. Negara-negara Eropa itu juga mendesak Guaido segera menggelar pemilu baru.

"Nicolas Maduro gagal memenuhi seruan pelaksanaan pemilu dalam waktu delapan hari seperti yang sudah ditetapkan. Jadi Inggris bersama sekutu Eropa kini mengakui @jguaido sebagai presiden sementara sesuai konstitusi sampai pemilihan yang sah bisa terselenggara," tulis Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt di akun Twitternya hari ini.

Dilansir dari laman the Associated Press, Senin (4/2), Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan kepada wartawan di Madrid hari ini, "Kami sedang bekerja untuk mengembalikan demokrasi penuh di Venezuela: hak asasi, pemilu, dan tidak ada lagi tahanan politik."

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian hari ini juga menuturkan kepada Inter Radio Prancis, dia mendesak Guaido menggelar pemilu segera yang akan memastikan "berakhirnya krisis di Venezuela dengan damai".

Perdana Menteri Swedia Margot Wallstrom mengatakan kepada stasiun televisi SVT, pemilihan umum yang membuat Maduro kembali terpilih 'tidak bebas dan tidak jujur'.

Presiden Maduro sebelumnya memang menolak seruan negara Eropa untuk menggelar pemilu segera.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP