Harimau pemangsa manusia mati disengat listrik di India
Merdeka.com - Petugas berwenang di India hari ini mengatakan seekor harimau pemangsa empat penduduk desa mati setelah tersengat listrik. Perburuan hewan buas itu pun akhirnya dihentikan.
Pengadilan di negara bagian Maharashtra dua hari lalu mengeluarkan perintah menembak mati harimau betina berusia dua tahun itu setelah korban terakhirnya, seorang wanita, tewas awal bulan ini.
Namun upaya untuk menangkap atau membunuh harimau itu dihentikan setelah harimau itu disengat pagar listrik di dekat sebuah desa Sabtu pagi," kata Rishikesh Ranjan, direktur lapangan Pench Tiger Reserve, seperti dilansir Arab News, Minggu (15/10).
"Harimau itu mati pukul 2.30 pagi setelah tersengat listrik. Kami sudah menemukan bangkainya," kata Rishikesh .
"Pagar listrik itu dipasang oleh penduduk desa untuk mengusir binatang buas, terutama babi hutan," tambahnya.
Harimau bernama Kala yang berarti hitam dalam bahasa Hindi itu awalnya ditangkap pada bulan Juli setelah membunuh dua penduduk desa dan melukai empat lainnya di Brahmapuri, Negara Bagian Maharashtra.
Hewan itu sempat dipasangi perangkat radio lalu dilepaskan ke Suaka Margasatwa Bor, namun macan itu menyerang dan membunuh dua orang lagi.
Harimau umumnya tidak menyerang manusia, namun sejumlah ahli meyakini mereka bisa merasakan aroma daging manusia setelah melakukan serangan pertama.
Menurut data 2014, India merupakan habitat dari seperempat populasi harimau dunia dan 2.226 di antaranya hidup di cagar alam. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya