Gempa Guncang Jepang Jelang Kedatangan Donald Trump

Sabtu, 25 Mei 2019 17:35 Reporter : Merdeka
Gempa Guncang Jepang Jelang Kedatangan Donald Trump Donald Trump. © Fortune

Merdeka.com - Gempa bumi berkekuatan sedang melanda timur Jepang pada Sabtu 25 Mei 2019. Stasiun televisi nasional NHK melaporkan bahwa lindu tersebut menyebabkan gedung-gedung berguncang di Tokyo. Peristiwa terjadi beberapa jam sebelum kedatangan Presiden AS Donald Trump.

Menurut laporan yang dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (25/5), episentrum gempa bumi berada di selatan Chiba, sekitar 60 km (35 mil) tenggara ibu kota. Lokasi itu adalah prefektur di mana Donald Trump akan bermain golf pada Minggu 26 Mei dengan Perdana Menteri Shinzo Abe.

Sejauh ini tak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, begitu pula tiada laporan kerusakan akibat gempa yang diukur oleh US Geological Survey bermagnitudo 5,0.

Trump dan istrinya, Melania, dijadwalkan tiba di Tokyo beberapa jam setelah gempa bumi mengguncang.

Gempa besar bermagnitudo 6,3 melanda pantai selatan Jepang pada hari Jumat pagi, kata Badan Meteorologi setempat.

Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan dan tidak ada laporan dampak kerusakan akibat gempa, demikian sebagaimana dikutip dari Channel News Asia pada Jumat (10/5).

Gempa disebut mengguncang pada pukul 08.48 pagi waktu setempat, pada kedalaman dangkal, yakni 24 kilometer di bawah permukaan tanah.

Akibat titik dangkal tersebut, getaran terasa kuat di beberapa lokasi di seputaran pusat gempa di lepas pantai Miyazaki, sebuah kota di barat daya pulau Kyushu.

Sementara itu, menurut Kyushu Electric Power, tidak ada kerusakan yang dilaporkan pada pembangkit listrik tenaga nuklir Sendai di prefektur Kagoshima, yang terletak tidak jauh dari pusat gempa.

Badan meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan darurat ketika gempa terjadi, mendorong lembaga penyiaran publik NHK untuk mewartakan laporan langsung tentang situasi terkini pasca-gempa wilayah Kyushu selatan, termasuk Miyazaki.

Beberapa gempa susulan terjadi dengan magnitudo rata-rata 5,1 hingga berakhir sekitar pukul 09.07 pagi waktu setempat, lapor USGS.

Sebagai besar wilayah Jepang terletak di wilayah Cincin Api Pasifik, di mana kerap terjadi gempa dan letusan gunung berapi setiap tahunnya.

Pada 11 Maret 2011, gempa dahsyat dengan magnitudo 9,0 melanda Samudra Pasifik, di mana memicu tsunami yang menyebabkan kerusakan luas dan menewaskan lebih dari 10.000 orang.

Reporter: Tanti Yulianingsih

Sumber: Liputan6.com [did]

Topik berita Terkait:
  1. Jepang
  2. Gempa
  3. Donald Trump
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini