Keputusan Biden untuk mundur dan mendukung Kamala Harris tidak serta merta mendapatkan dukungan penuh dari seluruh anggota partai Demokrat. Foto: Reuters
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis dari Gedung Putih, Biden menyatakan bahwa dirinya akan mundur dari pencalonan presiden AS untuk pemilu mendatang, meskipun ia berkomitmen untuk menjalankan sisa masa jabatannya sebagai presiden hingga Januari. Foto: Reuters
Keputusan ini mengundang berbagai reaksi dan meninggalkan sejumlah pertanyaan, terutama mengingat hanya satu bulan tersisa sebelum Konvensi Nasional Partai Demokrat berlangsung. Foto: Reuters
Advertisement
Dalam pernyataannya, Biden, yang kini berusia 81 tahun, menyebut bahwa menjadi presiden adalah "kehormatan terbesar" dalam hidupnya, namun pengunduran dirinya adalah "demi kepentingan terbaik partai saya dan negara". Foto: Reuters
Advertisement
Biden juga menyatakan dukungannya kepada Wakil Presiden Kamala Harris untuk menggantikannya sebagai calon presiden dari Partai Demokrat. Foto: Reuters
Advertisement
Harris, yang berusia 59 tahun, mengungkapkan rasa terhormatnya atas dukungan Biden dan berjanji untuk "mendapatkan dan memenangkan nominasi ini" serta menyatukan Amerika Serikat melawan calon dari Partai Republik, Donald Trump. Foto: Reuters
Advertisement
“Kita punya waktu 107 hari hingga hari pemilihan,” kata Harris dalam pernyataannya. Foto: Reuters
Sebelum pengumuman ini, Biden telah meraih 3.896 delegasi, jumlah yang jauh melebihi batas yang dibutuhkan untuk mengamankan nominasi partai. Namun, keputusan Biden untuk mundur dan mendukung Harris tidak serta merta mendapatkan dukungan penuh dari seluruh anggota partai. Foto: Reuters
Konvensi Nasional Partai Demokrat yang akan diadakan di Chicago pada 19 Agustus 2024 kini menjadi momen krusial bagi partai untuk menentukan calon presiden mereka. Foto: Reuters
Para anggota partai akan memiliki suara akhir dalam memilih siapa yang akan menjadi wakil mereka dalam pemilu mendatang.
Advertisement
Keputusan Biden ini tidak hanya mengubah dinamika pemilihan internal partai, tetapi juga mempengaruhi strategi dan perhitungan politik di tingkat nasional. Foto: Reuters