FOTO: China Pecahkan Rekor, Misi Shenzhou-21 Hanya Butuh 3,5 Jam Tiba di Stasiun Luar Angkasa Tiangong
Roket Long March 2F China untuk misi luar angkasa berawak Shenzhou 21 lepas landas di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Jiuquan, China, Jumat (31/10/2025).
China kembali menorehkan pencapaian penting dalam sejarah antariksa. Roket Long March 2F yang membawa tiga astronaut dalam misi berawak Shenzhou-21 berhasil meluncur dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan, Tiongkok barat laut, pada Jumat (31/10/2025). Hanya dalam waktu sekitar 3,5 jam setelah peluncuran, pesawat Shenzhou-21 sukses merapat ke stasiun luar angkasa Tiangong pada Sabtu (1/11/2025) dini hari pukul 03.22 waktu setempat.
Kecepatan ini memecahkan rekor misi sebelumnya, menjadikan Shenzhou-21 sebagai misi berawak tercepat dalam sejarah program antariksa Tiongkok.Badan Antariksa Berawak Tiongkok (CMSA) menyebut keberhasilan ini sebagai langkah signifikan dalam peningkatan efisiensi penerbangan dan teknologi penyandaran otomatis. Tiga astronaut, termasuk yang termuda dalam sejarah program antariksa negara itu, kini bergabung dengan kru di Tiangong untuk menjalankan serangkaian eksperimen ilmiah selama enam bulan ke depan.
Stasiun luar angkasa Tiangong menjadi simbol kebanggaan nasional Tiongkok, hasil dari investasi miliaran dolar dan ambisi besar untuk memperkuat posisi negara itu di panggung antariksa global. Beijing menargetkan pengiriman misi berawak ke Bulan sebelum 2030, sekaligus membuka jalan bagi pembangunan pangkalan permanen di permukaan bulan.
Sebagai negara ketiga di dunia yang berhasil menempatkan manusia di orbit—setelah Amerika Serikat dan bekas Uni Soviet—China kini menegaskan tekadnya untuk tidak sekadar mengejar, tetapi juga menyaingi dua kekuatan antariksa besar itu. Di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, mimpi besar antariksa Tiongkok terus melesat menuju kenyataan.