Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Es mencair, titik gravitasi Bumi bergeser

Es mencair, titik gravitasi Bumi bergeser Foto satelit NASA, Grace, yang menunjukkan terjadi pergeseran titik gravitasi Bumi. (Daily Mail)

Merdeka.com - Jika Anda masih ingin tinggal di Bumi lebih lama maka Anda harus melakukan pola hidup ramah lingkungan. Sudah banyak bukti bencana sedikit banyak diakibatkan efek pemanasan bumi. Sebuah studi terbaru menunjukkan titik gravitasi Bumi bergeser akibat lapisan es di Kutub Utara mencair.

Dr. Frank Flechtner dari pusat riset kajian Bumi GFZ, Jerman, menyatakan pergeseran titik gravitasi Bumi terjadi bersamaan dengan mencairnya lapisan es di Greenland, seperti dilansir dari surat kabar the Daily Mail, Selasa (20/3).

Dari hasil pantauan satelit kembar NASA, Grace, yang dipaparkan dalam bentuk gambar tiga dimensi menunjukkan adanya pergeseran titik gaya tarik Bumi dan mempengaruhi orbit satelit. "Saat bongkahan es besar di Greenland mencair dan bergeser akibatnya titik gaya tarik bumi pun bergeser," kata Flechtner.

Selama 2002-2011, lapisan es di Tanah Hijau yang mencair berjumlah 240 gigaton. Alhasil, tingkat permukaan air laut naik 0.7milimeter tiap tahun. Tercatat, suhu Bumi naik 0.75 derajat Celsius sejak 1900. Dari data yang disimpan oleh Badan Meteorologi Inggris juga memperlihatkan suhu di Kutub Utara lebih cepat menghangat. Penelitian terakhir menyimpulkan 2005 dan 2010 merupakan tahun terpanas dalam sejarah.

Dalam analisis sebelumnya, para ilmuwan sempat bersitegang karena curiga terjadi manipulasi data tentang temperatur Bumi yang digunakan untuk mendukung teori pemanasan global. Sebab itu, mereka sekarang lebih berhati-hati dalam mengumbar data penelitian agar tidak disalahgunakan. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP