Erdogan nyatakan kemenangan dalam pemilu lokal di Turki
Merdeka.com - Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin malam menyatakan kemenangan partainya dalam pemilu lokal. Dia juga mengambil kesempatan untuk memperingatkan pesaingnya bahwa mereka akan 'menanggung akibatnya'.
Partai pimpinan Erdogan unggul dalam penghitungan suara awal. Ini cukup bagi Erdogan untuk menyatakan kemenangan dalam pemungutan suara, yang dilihat oleh banyak kalangan sebagai referendum sebelas tahun pemerintahannya, seperti dilansir situs Arutz Sheva, Senin (31/3).
"Mereka yang menyerang Turki telah kecewa," kata Erdogan saat berpidato di depan ribuan pendukungnya dari balkon markas Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP), partai pimpinannya, di Ibu Kota Ankara.
"Kalian telah mendukung perdana menteri kalian, saya sangat berterima kasih," ucap Erdogan yang disambut gembira para pendukungnya.
"Kalian telah melindungi perjuangan bagi kemerdekaan baru di Turki," lanjut dia, sambil terus mengancam pesaingnya, seorang ulama Islam yang dia tuduh telah merusak pemerintahnya.
Erdogan menuding para pendukung dari ulama Fethullah Gulen, 77 tahun, telah membeberkan rekaman diduga berisi suara dia dan anaknya, Bilal, soal menyimpan 'uang panas' dalam jumlah besar di suatu tempat yang diunggah di Twitter serta menyadap pembicaraan rahasia keamanan negara dari Suriah, kemudian mengunggah rekaman audio itu di YouTube.
Kebocoran tersebut mengakibatkan pemerintahan Erdogan memblokir Twitter dan YouTube.
"Kita akan memasuki gua-gua mereka dan mereka akan menanggung akibatnya. Bagaimana Anda bisa mengancam keamanan nasional kita di Suriah? Suriah saat ini dalam keadaan perang melawan kita," ucap Erdogan dalam sambutannya kemarin malam, mengacu kepada para pendukung Gulen. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya