Didakwa Mata-matai Uni Emirat Arab, Mahasiswa Inggris Dipenjara Seumur Hidup

Rabu, 21 November 2018 19:43 Reporter : Pandasurya Wijaya
Didakwa Mata-matai Uni Emirat Arab, Mahasiswa Inggris Dipenjara Seumur Hidup matthew hedges dan istrinya. ©Mirror

Merdeka.com - Pengadilan Federal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab UAE), hari ini menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mahasiswa Inggris bernama Matthew Hedges, 31 tahun, karena dia menjadi mata-mata di UEA dengan bekerja sebagai peneliti akademis.

Dilansir dari laman Gulf News, Rabu (21/11), pengadilan juga memutuskan Hedges akan dideportasi setelah dia menjalani hukumannya.

Pengadilan juga memerintahkan seluruh dokumen dan komputernya disita dan dia harus membayar biaya pengadilan.

Putusan pengadilan ini masih bisa dibanding ke Mahkamah Agung Federal.

Hedges selama ini menjadi mahasiswa di Universitas Durham. Dia ditangkap di bandara Dubai 5 Mei lalu. Tiga pekan lalu dia dibebaskan dengan jaminan tapi kemudian hari ini dia disidang.

Sebelum sidang banding dia akan ditahan selama 30 hari.

Hedges awalnya dilaporkan ke kantor jaksa setelah seorang warga UAE mengatakan dia menanyakan informasi rahasia. Jaksa kemudian mengatakan Hedges berusaha mendapatkan informasi rahasia untuk dikirimkan ke sebuah lembaga asing.

Bulan lalu Jaksa Agung UEA Hamad Al Shamsi mengajukan dia agar disidang setelah ada laporan warga tentang perilakunya yang mencurigakan.

Hamad menuturkan, selama dimintai keterangan, Hedges mengakui tuduhan terhadapnya yang sesuai dengan bukti dan informasi diperoleh dari perangkat elektronik miliknya dan penyelidikan dari aparat keamanan UEA.

Al Shamsi selanjutnya menambahkan, Hedges sudah didampingi kuasa hukum yang disediakan negara dan dia mendapat layanan kesehatan.

Keluarga dan staf kedutaan Inggris juga sudah dibolehkan bertemu dengannnya.

Menurut Shamsi, Hedges didakwa dengan tuduhan 'mematai-matai untuk negara luar dan tindakannya bisa membahayakan militer, ekonomi, dan keamanan politik di UEA."

Dalam sidang hari ini Hedges ditemani istrinya, Daniela Tejada dan perwakilan dari Kedutaan Inggris di Abu Dhabi. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini