Data pasien diretas, jaringan internet di RS Singapura akan diputus sementara

Sabtu, 21 Juli 2018 19:43 Reporter : Pandasurya Wijaya
rumah sakit di singapura. ©Straits Times

Merdeka.com - Pemerintah Singapura akan memutus sementara jaringan internet di semua layanan kesehatan mulai pekan depan menyusul dicurinya 1,5 juta data medis pasien.

Laman the Straits Times melaporkan, Sabtu (21/7), institusi kesehatan SingHealth yang mengelola empat rumah sakit, lima pusat klinik spesialis, dan delapan poliklinik akan menjadi yang pertama diputus jaringan internetnya.

Institusi kesehatan terbesar di Singapura itu menjadi target peretas yang berhasil mencuri 1,5 juta data medis pasien, termasuk data Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Menteri Kesehatan Gan Kim Yong mengatakan pemutusan jaringan internet ini akan berdampak pada pasien dan para petugas medis.

Misalnya, kata dia, pemutusan internet akan mempengaruhi sistem pembayaran. Namun Gan mengatakan langkah ini harus diambil demi kepentingan keamanan pasien.

PM Lee sudah memerintahkan Badan Keamanan Siber dan Badan Digital Pemerintah (SNDGG) untuk bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan guna memperketat pengamanan siber.

"Jika ada pembobolan maka kita harus menanganinya dengan tepat, meningkatkan kinerja sistem, dan memberitahu mereka yang terdampak," kata dia. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini