China Kerahkan Militer untuk Tangani Virus Corona Wuhan

Minggu, 26 Januari 2020 13:33 Reporter : Pandasurya Wijaya
China Kerahkan Militer untuk Tangani Virus Corona Wuhan Korban Virus Corona. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Militer China kemarin mengerahkan sejumlah dokter spesialis ke Wuhan, Provinsi Hubei, untuk menangani wabah virus corona yang mematikan dan sudah menyebabkan sedikitnya 41 orang meninggal dan menjangkiti ribuan lainnya di sejumlah negara. Media pemerintah menyebut pemerintah mengirimkan 450 petugas medis militer ke Wuhan.

Laman Channel News Asia melaporkan, Minggu (26/1), di saat hari Tahun Baru Imlek yang merupakan masa liburan panjang dan mudik, pemerintah membatalkan sejumlah perayaan, khususnya bagi 56 juta warga di 18 kota yang kini berlaku larangan bepergian karena dampak virus corona.

Kemarin ketika seharusnya orang merayakan Tahun Baru Imlek, warga di Wuhan mengantre di apotik untuk membeli masker. Mereka diladeni oleh petugas apotik yang memakai pakaian pelindung lengkap dengan masker dan sarung tangan.

1 dari 2 halaman

Di pinggiran sebelah timur Kota Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei yang menjadi sumber asal mula virus corona, polisi bersiaga memblokir jalan mencegah sejumlah kendaraan yang hendak meninggalkan kota.

"Tak seorang pun boleh keluar," kata seorang petugas kepada kantor berita AFP.

Namun polisi mengizinkan sejumlah petugas medis yang baru mudik dari liburan untuk kembali masuk ke Wuhan guna menolong pasien-pasien di rumah sakit.

"Mereka butuh kami. Kalau tidak mereka akan sangat kelelahan," kata seorang petugas medis perempuan.

2 dari 2 halaman

Di seantero negeri korban meninggal akibat virus corona sudah mencapai 41 orang, kata pemerintah kemarin. Korban yang terjangkit mencapai 1.286, naik dari sebelumnya 830 orang dalam 24 jam terakhir. Sebagian besar korban meninggal dan terjangkit berada di Provinsi Hubei.

Para petugas medis militer itu tiba dengan pesawat atau helikopter militer pada Jumat malam, termasuk para dokter yang berpengalaman menangani wabah virus SARS atau Ebola. Mereka akan disebar ke sejumlah rumah sakit yang dilaporkan kekurangan ranjang rumah sakit karena membeludaknya pasien.

Komisi Kesehatan Nasional memerintahkan semua pihak untuk segera mengambil tindakan untuk mendeteksi orang yang terjangkit virus itu dari sejak di pesawat, kereta, dan bus di seantero negeri. [pan]

Baca juga:
Korban Meninggal Sudah 56 Orang, China Pakai Obat HIV Tangani Pasien Virus Corona
Lion Air Pastikan 7 Penumpang Asal Hunan Bebas Virus Corona
Kesaksian WNI: Tersiksa Akibat Merebaknya Virus Corona di Wuhan, China
Diduga Korban Virus Corona Jatuh Bergelimpangan di Jalan, Menakutkan!
Tarik Turis, Pemerintah Harus Pastikan Indonesia Aman dari Virus Corona
Suhu Badan Tinggi, Kru Lion Air Rute Manado-Guangzhou Langsung Diisolasi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini