Calon Pengganti Baghdadi juga Dilaporkan Tewas

Senin, 28 Oktober 2019 16:28 Reporter : Pandasurya Wijaya
Calon Pengganti Baghdadi juga Dilaporkan Tewas Pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi (kiri) dan pendukungnya melambaika. guardian.co.uk

Merdeka.com - Sehari setelah pasukan khusus Amerika Serikat menggerebek dan membunuh pemimpin kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi, serangan terpisah juga menewaskan seorang pria yang disebut-sebut sebagai calon pengganti Baghdadi.

Abu Hassan al-Muhajir, nama pria itu, diselundupkan melewati utara Suriah di belakang sebuah truk tanki minyak. Menurut seorang sejumlah saksi, serangan udara pasukan Amerika menghantam truk itu. Demikian menurut Hussein Nassir, aktivis Suriah yang mengaku berbicara dengan sejumlah orang di lokasi.

Dilansir dari laman the New York Times, Senin (28/10), Mazlum Abdi, pemimpin pasukan milisi Kurdi yang menjadi sekutu AS dalam melawan ISIS, menulis di Twitternya, Muhajir tewas kemarin dalam operasi militer yang dilakukan pasukannya dan Amerika Serikat.

Pejabat AS hingga kini belum bisa dimintai keterangan terkait informasi kematian Muhajir ini.

Pada Maret lalu Muhajir diketahui menyerukan serangan balasan atas tewasnya 50 warga muslim di masjid Selandia Baru.

Informasi soal Muhajir ini masih sedikit sekali, termasuk nama asli dan kewarganegaraannya jika dia benar tewas dalam serangan udara pasukan AS kemarin. Namun sejumlah ahli terorisme menyebut dia kemungkinan menjadi calon pengganti Baghdadi.

1 dari 1 halaman

Operasi Penggerebekan

Dalam beberapa pekan terakhir, pejabat AS mengatakan pencarian Baghdadi menjadi semakin fokus setelah ada informasi intelijen yang memberitahu lokasi Baghdadi bersembunyi.

"Kami sudah mengepungnya," kata Trump.

Sabtu malam lalu, sekitar tengah malam waktu setempat, pasukan khusus AS menggelar penggerebekan di sebuah daerah terpencil di Kota Barisha, Provinsi Idlib, Suriah. Daerah itu adalah satu-satunya lokasi yang belum dikuasai baik oleh pasukan Suriah dan sekutunya maupun oleh tentara SDF, sekutu Amerika.

Dalam operasi militer itu pasukan AS membuat Baghdadi terpojok dan dia meledakkan rompi bom bunuh diri hingga tewas bersama tiga anaknya.

Baghdadi meledakkan rompi bom bunuh diri di sebuah ujung terowongan buntu "sambil merintih, menangis dan berteriak," kata Trump. Tapi Trump menolak mengatakan dari mana dia tahu Baghdadi merintih.

Meski gua terowongan itu diperuntukkan Baghdadi dan tiga anaknya, tapi pasukan AS bisa mendapatkan sampel DNA sang pemimpin ISIS yang diperiksa di lokasi oleh ahli yang ikut dalam misi. Trump menuturkan, sebagian dari serpihan tubuh Baghdadi dibawa oleh pasukan AS.

Hasil analisis sisa serpihan tubuh di dalam terowongan dan kesimpulan awal menyatakan orang yang tewas itu benar Baghdadi. Hasil analisis menyeluruh yang rampung dalam waktu semalam menguatkan kesimpulan awal.

Trump mengatakan pasukan khusus AS berada di lokasi itu sekitar dua jam. [pan]

Baca juga:
Detik-detik Kematian Baghdadi, Menguak Operasi Militer AS Buru Pemimpin ISIS
Trump Jelaskan Kronologi Pemimpin ISIS al-Baghdadi Tewas Ledakkan Diri
Kode Cuitan Donald Trump di Tengah Kabar Tewasnya Pemimpin ISIS al-Baghdadi
Reaksi Dunia Atas Kematian Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini