Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berkat secarik kertas, pramugari ini gagalkan perdagangan manusia

Berkat secarik kertas, pramugari ini gagalkan perdagangan manusia Ilustrasi Human Trafficking. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pramugari maskapai Alaska Airlines, Sheila Frederick, berhasil menggagalkan perdagangan manusia setelah melihat remaja berusia sekitar 14 atau 15 dengan penampilan kumal didampingi pria dengan setelan mahal.

"Sesuatu dalam pikiran saya mengatakan bahwa ada yang tidak beres saat melihat mereka. Pria yang mendampinginya tampak sangat rapi. Tetapi gadis itu penampilannya sangat kusut," kata Frederick, seperti dilansir dari laman Independent, Senin (6/2).

Frederick kemudian berinisiatif untuk melakukan percakapan, namun pria itu sangat defensif dan tidak membiarkan gadis tersebut bicara. Tak kehabisan akal, Frederick meninggalkan secarik kertas di toilet pesawat yang kemudian diisi oleh gadis tersebut dengan pesan, "Saya butuh bantuan".

Mendapatkan respon demikian, Frederick langsung melaporkan temuannya kepada pilot yang kemudian berkoordinasi dengan polisi di San Fransisco. Pria tersebut langsung dibekuk petugas keamanan ketika pesawat mendarat.

Frederick mengungkapkan bahwa seluruh staf penerbangan telah diberi pelatihan untuk mengenali tanda-tanda yang menjurus pada perdagangan manusia, seperti saat melihat seseorang tampak dikendalikan, terluka parah, atau tidak menjawab dan tidak melakukan kontak mata saat ditanya.

"Saya sudah menjadi pramugari selama sepuluh tahun dan menemukan hal ini membawa saya pada masa-masa pelatihan dulu sebelum jadi pramugari. Saya bisa membayangkan telah melihat orang-orang seperti ini bahkan sejak dulu," ungkap Frederick.

Tahun lalu, pihak imigrasi dan bea cukai AS telah menangkap 2.000 pedagang manusia dan mengidentifikasi 400 korban.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP