Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahli Temukan Danau di Bawah Laut, Orang yang Menyelam Tak Bisa Kembali Hidup-Hidup

Ahli Temukan Danau di Bawah Laut, Orang yang Menyelam Tak Bisa Kembali Hidup-Hidup Ilustrasi Bawah Laut. Instagram VIA bouudii_

Merdeka.com - Ilmuwan menemukan sebuah danau bawah laut di Teluk Meksiko yang beracun.

Jika manusia menyelam ke dalamnya, Anda pasti tak akan bisa kembali hidup. Hanya beberapa makhluk hidup yang mampu menyelaminya.

Dilansir dari IFL Science, alasan danau ini tidak bisa diselami adalah akibat air yang lima kali lebih asin dari air sekitarnya.

Danau tersebut juga dilaporkan tidak bercampur dengan air laut sekitarnya.

Alasan air danau ini tidak tercampur adalah karena mengandung konsentrasi metana dan hidrogen sulfida yang sangat beracun.

Saking beracunnya, jika ada hewan dan manusia yang mencoba berenang ke dalamnya, konsentrasi racun ini bisa mematikan.

Habitat ekstrem

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Hanya ada beberapa makhluk hidup yang mampu menyelami danau ini. Mereka adalah bakteri, cacing tabung, dan udang.

Walaupun beracun bagi manusia dan hewan, penemuan danau ini adalah taman bermain bagi para ilmuwan.

Mereka dapat mengeksplorasi bagaimana organisme tertentu dapat bertahan hidup di habitat yang ekstrem.

Erik Cordes, Associate Professor of Biology di Universitas Temple, telah meneliti kolam tersebut dan menjelaskan temuannya dalam jurnal Oceanography.

“Itu adalah salah satu hal paling menakjubkan di laut dalam. Anda turun ke dasar lautan dan Anda melihat danau atau sungai yang mengalir. Rasanya seperti Anda tidak berada di dunia ini," kata Cordes kepada Discovery News .

"Ada banyak orang yang melihat habitat ekstrem di Bumi ini sebagai model untuk apa yang mungkin kita temukan saat kita pergi ke planet lain," tambahnya.

Reporter magang: Yobel Nathania

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP