Ketika adzan Maghrib berkumandang di bulan Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia segera membatalkan puasa setelah seharian penuh menahan diri dari makan dan minum. Namun, sebelum menikmati hidangan berbuka, ada satu sunnah yang sering terlewatkan, yaitu membaca doa buka puasa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Membaca doa sebelum berbuka puasa bukan hanya sekadar tradisi, melainkan juga merupakan bagian dari etika berpuasa yang memiliki makna mendalam. Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk berdoa sebelum menikmati hidangan berbuka, karena waktu tersebut merupakan salah satu momen mustajab di mana doa akan dikabulkan.
Selain membaca doa, terdapat beberapa adab yang sebaiknya diperhatikan saat berbuka puasa. Misalnya, disunnahkan untuk berbuka dengan makanan yang manis, seperti kurma, jika tersedia. Selain itu, dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir setelah berbuka. Dengan memahami dan mengamalkan bacaan doa buka puasa serta adabnya, kita dapat memaksimalkan keberkahan dan manfaat ibadah puasa Ramadhan, sesuai tuntunan Rasulullah SAW, berikut informasinya dirangkum Merdeka.com, Rabu (26/2).
Advertisement
Bacaan Doa Buka Puasa yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW
Dalam ajaran Islam, terdapat berbagai riwayat yang mengisahkan tentang doa yang dibaca saat berbuka puasa. Salah satu doa yang diajarkan secara langsung oleh Nabi Muhammad SAW adalah:
1.1 Doa Buka Puasa Berdasarkan Riwayat Abu Dawud
Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW membaca doa berikut saat berbuka puasa:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dzahabadh zhoma'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insyaAllah
Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insyaAllah."
1.2 Doa Buka Puasa yang Populer di Masyarakat
Selain doa yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat juga bacaan doa buka puasa lain yang banyak diamalkan oleh umat Islam. Doa tersebut adalah:
اللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka sumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu
Artinya, "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Advertisement
Keutamaan Membaca Doa Sebelum Berbuka Puasa
Membaca doa sebelum berbuka puasa bukan sekadar amalan sunnah, tetapi juga membawa berbagai keutamaan bagi umat Muslim.
1. Waktu Mustajab untuk Berdoa
Dalam sabdanya, Rasulullah SAW menyatakan bahwa doa orang yang berpuasa akan diterima, terutama pada saat berbuka. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mengangkat doa dan permohonan kepada Allah SWT sebelum menikmati hidangan berbuka.
2. Bentuk Rasa Syukur atas Nikmat Allah
Dengan melafalkan doa, seorang Muslim menunjukkan pengakuan bahwa segala rezeki yang diperoleh adalah dari Allah SWT, termasuk makanan yang disajikan saat berbuka.
3. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW
Membaca doa sebelum berbuka adalah salah satu cara untuk meneladani kebiasaan Rasulullah SAW, yang selalu memulai berbuka dengan doa dan mengonsumsi kurma sebelum menyantap makanan utama.
Advertisement
Waktu yang Tepat Membaca Doa Buka Puasa
Untuk memaksimalkan manfaat spiritual dari doa buka puasa, ada beberapa waktu yang dianggap paling tepat untuk membacanya:
- Ketika matahari mulai terbenam dan adzan Maghrib berkumandang, sebaiknya doa dibaca sebelum menyantap makanan atau minuman pertama.
- Sebelum menikmati kurma atau air putih, sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW yang menganjurkan untuk berbuka dengan tiga butir kurma atau seteguk air.
- Doa juga sebaiknya diiringi dengan doa-doa lain, karena waktu berbuka merupakan saat yang mustajab untuk berdoa.
Membaca doa pada waktu yang tepat dapat membantu seorang Muslim dalam mengoptimalkan pahala dan keberkahan saat berbuka puasa.
Advertisement
Adab Berbuka Puasa Sesuai Ajaran Islam
Selain melafalkan doa, terdapat beberapa adab berbuka puasa yang disarankan dalam Islam untuk meningkatkan kesempurnaan ibadah.
1. Segera Berbuka
Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk segera berbuka setelah mendengar adzan Maghrib, sebagai bentuk ketaatan terhadap sunnah.
2. Memilih Makanan Manis dan Ringan
Disarankan untuk memulai berbuka dengan kurma dan air putih, karena pilihan ini lebih baik bagi sistem pencernaan setelah seharian berpuasa.
3. Menghindari Makan dan Minum Berlebihan
Walaupun perut terasa lapar setelah berpuasa, sebaiknya tidak langsung mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, melainkan dilakukan secara bertahap agar tubuh dapat beradaptasi.
4. Berdoa Sebelum dan Sesudah Makan
Di samping membaca doa buka puasa, sangat dianjurkan untuk mengucapkan basmalah sebelum makan dan hamdalah setelah selesai. Dengan menerapkan adab-adab tersebut, momen berbuka puasa akan terasa lebih bernilai ibadah dan memberikan manfaat lebih besar bagi kesehatan tubuh dan jiwa.
Advertisement
People Also Ask
1. Apakah boleh membaca doa buka puasa dalam bahasa Indonesia?
Ya, boleh. Namun, dianjurkan membaca doa dalam bahasa Arab karena merupakan lafaz yang diajarkan Rasulullah SAW.
2. Apakah doa buka puasa harus dibaca sebelum makan?
Iya, doa buka puasa sebaiknya dibaca sebelum menyantap makanan atau minuman pertama saat berbuka.
3. Apakah ada doa khusus setelah berbuka puasa?
Tidak ada doa khusus setelah berbuka, tetapi dianjurkan membaca doa-doa lain yang diinginkan karena waktu berbuka termasuk waktu mustajab.
4. Mengapa harus berbuka dengan kurma?
Berbuka dengan kurma adalah sunnah Rasulullah SAW karena kurma mengandung energi alami yang cepat menggantikan energi yang hilang selama puasa.