Pasca terbakarnya depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara pada Jumat (3/3) lalu, berhembus kabar di media sosial jika pasukan BBM di Indonesia bakal mengalami kelangkaan.
Bukan hanya itu saja, disebutkan juga harga BBM akan mahal pasca terbakarnya depo Pertamina Plumpang.
"Bakal mahal dan langka lagi bbm..depo pertamina plumpang Jakarta Utara penyuplai 20% bbm di Indonesia kebakaran."
Advertisement
Penelusuran
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, memastikan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jawa bagian barat terpenuhi.
Pertamina sudah mengaktifkan skema distribusi Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) untuk memastikan kebutuhan BBM di Jawa tercukupi.
"Pertamina memastikan pasokan BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Jawa bagian barat tidak mengalami kendala dan penyaluran BBM telah kembali normal," ujar Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (4/3).
Alfian mengatakan, Pertamina bergerak cepat mengaktifkan skema distribusi RAE dengan bantuan suplai dari Terminal BBM (TBBM) Tanjung Gerem, TBBM Cikampek, Fuel Terminal Bandung Group, dan TBBM Balongan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat di wilayah Jawa bagian barat tetap terpenuhi dengan baik.
Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan pihaknya menggunakan pasokan cadangan dari terminal bahan bakar minyak terdekat, yaitu Terminal BBM Tanjung Gerem, Terminal BBM Cikampek, dan Terminal BBM Ujung Berung.
Pasokan BBM juga diamankan melalui dukungan dari Kilang Cilacap dan Balongan yang disalurkan lewat laut ke Terminal BBM Tanjung Priok.
Terminal BBM Tanjung Gerem memilik stok Pertamax sebanyak 6.559 kiloliter yang cukup untuk 15 hari dan Pertalite sebanyak 17.189 kiloliter (9,6 hari).
Kemudian, Terminal BBM Cikampek memiliki stok Pertamax sebanyak 6.137 kiloliter (11 hari) dan Pertalite sebanyak 20.399 kiloliter (10 hari).
Selanjutnya, Terminal BBM Ujung Berung punya stok Pertamax sebanyak 22.004 kiloliter (29,2 hari) dan Pertalite sebanyak 24.250 kiloliter (11,5 hari).
Lalu, Terminal Transit Utama Balongan punya stok Pertamax sebanyak 50.626 kiloliter (170 hari) dan Pertalite sebanyak 24.250 kiloliter (57 hari).
Advertisement
Kesimpulan
PT Pertamina pastikan tidak ada kelangkaan BBM pasca terbakarnya depo Plumpang. Pertamina pastikan stok BBM untuk Jawa aman.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang Anda dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://www.merdeka.com/uang/masyarakat-tak-perlu-khawatir-pasokan-bbm-dijamin-aman-menggunakan-skema-rae.html
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/5224194/cek-fakta-tidak-benar-kebakaran-depo-pertamina-plumpang-bbm-akan-langka