CEK FAKTA: Hoaks Negara Ini Akan Bela Indonesia Jika Bersengketa dengan Australia

Dalam video yang beredar tampak potongan video yang menampilkan peralatan perang, Panglima TNI Andika Perkasa, hingga potret beberapa pemimpin negara, seperti Presiden Amerika Serikat, Joe Biden; Presiden RI, Joko Widodo; Presiden Rusia, Vladimir Putin; dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese.

Rita
Oleh Rita - Reporter
CEK FAKTA: Hoaks Negara Ini Akan Bela Indonesia Jika Bersengketa dengan Australia
Berita hoax. ©2014 Merdeka.com

Beredar sebuah video yang mengeklaim beberapa negara akan bela Indonesia jika berperang dengan Australia. Klaim ini merupakan buntut dari polemik pulau Pasir yang diutarakan oleh salah satu mahasiswa prodi Hubungan Internasional.

Dalam video yang beredar tampak potongan video yang menampilkan peralatan perang, Panglima TNI Andika Perkasa, hingga potret beberapa pemimpin negara, seperti Presiden Amerika Serikat, Joe Biden; Presiden RI, Joko Widodo; Presiden Rusia, Vladimir Putin; dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese.

Video tersebut diunggah oleh kanal YouTube Update Pertahanan pada 2 November 2022 dengan judul "TONTON SEKARANG !! BENARKAH NEGARA INI SIAP BELA INDONESIA DARI AUSTRALIA DI PULAU PASIR?" Hingga saat ini, video itu telah ditonton lebih dari 700 ribu kali, lebih dari 5,8 ribu likes, hingga mendapat lebih dari 500 komentar.

Narator dalam video mengatakan, ada beberapa negara akan membantu Indonesia jika sewaktu-waktu diserang Amerika Serikat, yakni Rusia, Cina, Korea Utara, Turki, Jepang, Mesir, Thailand dan Sudan.

Penelusuran

Pencarian sumber kredibel dilakukan dengan mengunggah tangkapan layar video ke situs Yandex dan Google Images. Hasilnya, konten tersebut berisi potongan video yang tidak berkaitan dengan klaim. Para pemimpin negara itu hanya membicarakan mengenai hubungan kerja sama di berbagai bidang, seperti pertahanan hingga perdagangan.

Narator juga tampak membacakan ulang artikel yang diterbitkan sonora.id berjudul "WOW! Ini 8 Negara yang Siap Membantu Indonesia Jika Diserang Amerika Serikat". Dalam artikel tersebut tidak ada narasi mengenai konflik Indonesia dengan Amerika bahkan Australia. Tulisan itu hanya menyebutkan sebuah kemungkinan jika terjadi peperangan.

Dilansir dari tempo.co, video yang menampilkan Presien AS, Joe Biden merupakan momen saat dirinya melakukan pertemuan secara virtual dengan Presiden China, Xi Jinping, 18 November 2021 lalu. Biden meminta agar hal-hal yang berisiko tinggi dapat diselesaikan, terutama perihal Taiwan. Pertemuan itu sama sekali tidak membahas tentang penyerangan terhadap Indonesia.

Potongan video selanjutnya menampilkan Presiden RI, Joko Widodo saat mengunjungi kediaman Presiden Rusia, Vladimir Putin di Bocharov Ruchei, Sochi, Rusia pada 18 Mei 2016. Keduanya membahas mengenai pemberantasan illegal fishing dan komitmen Rusia untuk menanamkan modal di Indonesia.

Video kunjungan Jokowi juga ditampilkan saat bersama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, 6 Juli 2017. Keduanya membahas mengenai kerja sama dan sepakat untuk mengembalikan tren positif perdagangan dan investasi.

Kesimpulan

Hoaks beberapa negara siap membela Indonesia jika terdapat sengketa Pulau Pasir dengan Australia. Video itu memuat potongan video dan narasi yang tidak sesuai klaim.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi
https://www.youtube.com/watch?v=c5jHxa-LN0c
https://cekfakta.tempo.co/fakta/2021/keliru-video-daftar-negara-yang-akan-bela-indonesia-hadapi-australia-di-pulau-pasir
https://www.sonora.id/read/423263717/wow-ini-8-negara-yang-siap-membantu-indonesia-jika-diserang-amerika-serikat

Reporter Magang: Aslamatur Rizqiyah

Rekomendasi