CEK FAKTA: Disinformasi 1.139 Positif Covid-19 Usai Rapid Tes, Terbanyak di Bandung

Kabar tentang jumlah pasien positif di Bandung sebanyak 1.139 orang adalah disinformasi. 1.139 orang tersebut usai menjalani rapid tes, dan akan serangkaian tes lainnya. Jadi, belum bisa diketahui apakah 1.139 rang tersebut positif corona atau tidak

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
CEK FAKTA: Disinformasi 1.139 Positif Covid-19 Usai Rapid Tes, Terbanyak di Bandung
rapid test mandiri. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Beredar jumlah korban positif corona di Bandung di aplikasi pesan instan WhatsApp. Pesan tersebut tertulis jumlah korban positif corona sebanyak 1.139 orang usai rapid tes, terbanyak di Bandung. Hal itu diketahui setelah dilakukan tes kepada 51 ribu orang.

Berikut isi pesan tersebut:

"BREAKING NEWS: Dari test sejumlah 51 ribu, hasilnya 1.139 positif ngidap Covid-19. Terbanyak Kota Bandung..BAHAYA bisa cepat merebak..!

Makanya warga Kota Bandung:

PLEASE STAY AT HOME"

Penelusuran

Menurut penlusuran merdeka.com, diketahui bahwa pesan itu adalah disinformasi. Dalam artikel Liputan6 berjudul "Hasil Rapid Test Jabar: 1.139 Terindikasi Positif, Terbanyak Kota Bandung" pada 16 April 2020, dijelaskan bahwa 1.139 warga yang telah melakukan rapid tes, mereka terindikasi positif corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Belri Hamdani mengatakan, sebanyak 51 ribu lebih rapid diagnostic test (RDT) pemeriksaan virus Corona sudah dilakukan dan 1.139 orang di antaranya terindikasi positif Covid-19.

Sampat sejauh ini, kata Berli, Pemprov Jabar telah menyebarkan sebanyak 75 ribu alat RDT ke 27 kota/kabupaten di wilayahnya.

"Untuk rapid test, dari 75 ribu yang sudah kita sebar, yang sudah masuk 51 ribu lebih. Dari jumlah yang masuk itu, yang terindikasi positif 1.139," kata Berli, Kamis (16/4/2020).

Berli lebih jauh mengatakan, Kota Bandung menjadi wilayah dengan jumlah warga terindikasi positif terbanyak. Namun ia tak merinci jumlah tersebut.

"Terbanyak dari kota Bandung," ucapnya.

Meski demikian, warga yang sudah menjalani rapid test akan melakukan tes swab dan tes menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) yang diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jabar.

"Nantinya akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan PCR dan swab. Kita juga masih menunggu kesiapan peralatan pengujian di Labkesda yang bisa uji sampel PCR hingga 1.400 per hari. Mudah-mudahan di minggu ini bisa dilaksanakan dengan baik," ujar Berli.

Kemudian untuk kasus positif Covid-19 terbanyak masih berada di DKI Jakarta. Menurut data yang dikutip dari laman covid19.go.id pada 24 April 2020, Provinsi DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan korban terbanyak positif corona, yakni 3,517 orang dan Jawa Barat menjadi wilayah kedua dengan 784 orang positif corona.

Untuk jumlah kasus positif corona di Bandung, dikutip dari laman Pikobar, yakni 144 di Kota Bandung, 31 di Kabupaten Bandung dan 25 di Kabupaten Bandung Barat.

Kesimpulan

Kabar tentang jumlah pasien positif di Bandung sebanyak 1.139 orang adalah disinformasi. 1.139 orang tersebut usai menjalani rapid tes, dan akan melakukan tes swab dan tes menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR). Jadi, belum bisa diketahui apakah 1.139 rang tersebut positif corona atau tidak.

Rekomendasi