Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pahami Cara Deteksi Foto Hasil Rekayasa AI, Supaya Tak Tertipu

Pahami Cara Deteksi Foto Hasil Rekayasa AI, Supaya Tak Tertipu kecerdasan buatan. pixabay

Merdeka.com - Saat ini foto hasil rekayasa menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, sedang populer di masyarakat.

Sayangnya, foto hasil rekayasa AI tersebut banyak disalahgunakan orang yang tidak bertanggungjawab. Karena dapat tersebar sebagai hoaks, misinformasi bahkan disinformasi di media sosial.

Misalnya, foto pemimpin umat Katolik, Paus Fransiskus yang terlihat bergaya dalam balutan jaket puffer mewah Balenciaga. Beredar juga foto mugshot mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Beberapa foto yang beredar tersebut setelah ditelusuri, ternyata merupakan hasil rekayasa dari teknologi AI.

Maka dari itu, penting untuk mengenali dan mendeteksi foto-foto buatan rekayasa AI agar tidak tertipu dengan mudah. Dilansir dari Liputan6.com, berikut ini langkah-langkah deteksi hasil foto rekayasa AI:

1. Periksa Secara Teliti

Biasanya foto yang dihasilkan AI  masih terdapat cela pada bagian-bagian mendetail foto. Maka dari itu perlu sekali untuk melihat lebih teliti detail dari sebuah foto.

Contoh: Pada foto yang beredar beberapa saat lalu tentang Paus Fransiskus yang mengenakan jaket puffer putih bermerek Balenciaga yang dikenal sebagai salah satu brand mewah. Dalam foto tersebut, jika diteliti secara seksama, terdapat detail yang kurang pada bagian jari tangannya yang seperti memegang gelas kopi.

2. Jenis Teks dan Tata Letak yang Tidak Konsisten

Kemudian foto hasil rekayasa buatan, biasanya tidak konsisten dalam tata letak dan jenis font yang dipakai. Sebagai contoh, seperti foto Donald Trump, mantan presiden Amerika yang beredar beberapa saat yang lalu.

Menurut beberapa ahli, dilansir dari Reuters.com, Indikasi yang paling jelas bahwa ini adalah gambar yang dihasilkan oleh AI dilihat dari huruf dan angka yang tercetak di latar belakang. Terdapat huruf dan angka yang berada dalam satu kalimat yang tidak beraturan.

3. Cek Foto di Situs Pendeteksi Foto AI

Terdapat beberapa platform yang dapat digunakan untuk mendeteksi deepfake maupun foto hasil AI. salah satunya adalah Hugging Face.

4. Pahami Konteks Foto

Dilansir dari Reuters.com, menurut Dr. Andrew Chen yang merupakan seorang rekan peneliti Koi Tū The Centre for Informed Futures di The University of Auckland, Konteks eksternal dapat menjadi sama pentingnya dengan detail dalam gambar itu sendiri dalam memastikan keabsahan sebuah foto.

Memahami konteks foto dapat dilakukan dengan mempertanyakan apakah situasi yang digambarkan itu mungkin terjadi atau tidak. Karena, terdapat beberapa foto yang dihasilkan AI disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menyerang tokoh tertentu seperti beberapa contoh yang disebutkan sebelumnya.

Oleh karenanya, memahami konteks secara detail dan menyeluruh, mulai dari menelusuri konteks di balik menyebarnya foto, konteks eksternal foto, dan lain sebagainya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP