Dapat Link Catut Nama Ditjen Pajak Jangan Langsung Diklik, Itu Modus Penipuan
Merdeka.com - Semakin hari modus penipuan online semakin beragam. Contohnya saja modus penipuan dengan mengirim pesan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak.
Untuk melancarkan aksinya, pelaku mengirim pesan atas nama Ditjen Pajak terkait wajib pajak untuk memperbaharui data diri, pesan itu dilengkapi dengan file berbentuk APK.
Bila masyarakat menerima file berbentuk APK diimbau untuk berhati-hati dan jangan langsung mengklik file tersebut. Sebab Direktorat Jenderal Pajak tidak pernah menyampaikan informasi atau bukti apapun dalam bentuk file APK.
Segala bentuk penyampaian informasi hanya menggunakan email dengan akun terdaftar domain @pajak.go.id atau domain yang dinyatakan valid oleh sistem DJP. Segala bentuk informasi yang mengarahkan wajib pajak untuk mengunduh program APK adalah penipuan.
Jika menerima informasi atau pesan yang mencurigakan Anda bisa terlebih dahulu mengonfirmasi langsung ke Ditjen Pajak melalui, Kring Pajak 1500200.
Jika wajib pajak mendapatkan telepon dari pihak yang mengatasnamakan DJP selain dari nomor tersebut, wajib pajak dapat langsung melakukan konfirmasi melalui Kring Pajak atau kantor pajak terdaftar.
Untuk menghindari terjebak dalam penipuan ini, ada 3 hal penting yang harus diperhatikan, yaitu:
1.Jangan mengklik file APK yang diterima dari orang yang tidak dikenal melalui pesan singkat.2. Selalu memastikan sumber aplikasi yang akan diinstal, apakah benar-benar dari Google Play Store atau sumber yang terpercaya.3. Jangan memberikan izin akses apapun jika aplikasi yang akan di instal tidak berasal dari sumber yang terpercaya.
Pada intinya, jika menerima file APK dari orang yang tidak dikenal melalui pesan singkat, jangan mudah tergiur untuk mengklik dan menginstal file tersebut. Karena file APK tersebut akan meminta akses untuk mengambil data pribadi seperti foto, video, SMS, dan akses akun m-banking.
Dikutip dari situs bi.co.id, Penipu akan memiliki kontrol terhadap handphone kita dan mengetahui seluruh informasi rahasia seperti PIN, password, dan kode OTP. Setiap orang harus memahami bahwa data pribadi adalah hal yang sangat berharga dan harus dilindungi dengan baik.
Karena itu, penting bagi setiap orang untuk memahami cara menjaga data pribadi saat menggunakan internet. Jangan sampai menjadi korban penipuan yang membuat Anda kehilangan informasi dan data penting. Selalu berhati-hati dan waspada terhadap modus penipuan online dari oknum nakal.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya