CEK FAKTA: Tidak Benar Foto Kondisi Pelajar dengan Narasi Kebobrokan Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2020 14:16 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar Foto Kondisi Pelajar dengan Narasi Kebobrokan Indonesia Tidak Benar Foto Kondisi Pelajar dengan Narasi Kebobrokan Indonesia. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Beredar sebuah foto yang memperlihatkan siswa sedang belajar dengan keadaan yang memprihatinkan. Foto tersebut diunggah akun Twitter @8R1774NS pada 26 Agustus 2020.

Akun Twitter @8R1774NS disertai dengan keterangan foto tersebut bagian dari kebobrokan Indonesia. Berikut narasinya:

"Hari kemerdekaan telah berlalu
Ada yg merayakan dng suka cita
Begitu jg pemerintah pusat meski hany seremonial tahunan biar di anggap Indonesia msh merdeka
Selogan Indonesia maju brsama dzancuk hrus terus dipoles
Kebobrokan hrus di tutupi
Yg vokal bungkam
Pada kenyataannya?"

tidak benar foto kondisi pelajar dengan narasi kebobrokan indonesia

Penelusuran

Cek Fakta merdeka.com menelusuri foto yang diklaim sebagai kebobrokan Indonesia yang harus ditutupi. Berdasarkan hasil penelusuran, foto seperti yang diklaim bukan berlokasi di Indonesia.

Dilansir dari Turnbackhoax foto serupa dengan sudut pengambilan gambar yang berbeda ditemukan pada dua buah artikel yang berasal dari portal berita Kamboja, Post Khmer.

Artikel pertama yang menggunakan foto tersebut berjudul “Anak-anak Kita, Anak-anak Mereka” ditulis oleh Thou Veasna dari Provinsi Ratanakiri dan dipublikasikan pada 26 Maret 2015. Pada artikel tersebut, disebutkan bahwa foto tersebut diambil saat kegiatan belajar di sebuah desa dan dipaparkan opini mengenai kondisi pendidikan di Kamboja.

tidak benar foto kondisi pelajar dengan narasi kebobrokan indonesia

Sedangkan artikel kedua dengan foto yang sama merupakan berita dengan judul “Pemerintah Memberikan Beasiswa kepada Siswa Miskin dari Kelas 1 sampai 12” yang dipublikasikan pada 3 April 2015.

Pada berita tersebut, disebutkan berdasarkan Surat Keputusan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, diputuskan untuk memberikan beasiswa kepada siswa miskin dari tingkat 1 sampai tingkat 12 dengan besar nominal yang berbeda mulai tahun ajaran 2014-2015 sampai seterusnya.

Menteri Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kamboja Hang Chuon Naron mengatakan, sebelumnya beasiswa terbatas untuk siswa kelas satu dan nantinya, beasiswa akan difokuskan pada siswa miskin dan berprestasi.

"Beasiswa membantu siswa sekolah dasar untuk belajar secara konsisten, tidak lagi meninggalkan jalan tengah, membantu meningkatkan kehidupan siswa miskin, dan juga akan mengurangi putus sekolah untuk mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Foto tersebut juga ditemukan pada situs Migrant Today yang dipublikasikan pada 18 Agustus 2015 dengan judul "Cambodian schools: poverty is not a reason not to study".

tidak benar foto kondisi pelajar dengan narasi kebobrokan indonesia

Pada artikel itu, disebutkan bahwa anak-anak di Kamboja sering diberikan berbagai keperluan sekolah karena di sebuah negara miskin, orangtua tidak bisa selalu mencari nafkah untuk membelikan anak-anaknya kebutuhan sekolah.

Kesimpulan

Foto yang diklaim sebagai kebobrokan Indonesia yang harus ditutupi adalah tidak benar. Foto yang memperlihatkan siswa sedang belajar dengan keadaan yang memprihatinkan bukan terjadi di Indonesia, melainkan terjadi di Kamboja.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini