CEK FAKTA: Penjelasan Foto Jokowi, Donald Trump dan Rizieq Syihab di Media Sosial

Rabu, 1 April 2020 19:04 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Penjelasan Foto Jokowi, Donald Trump dan Rizieq Syihab di Media Sosial Hoaks Foto Jokowi, Donald Trump dan Rizieq Syihab. Istimewa

Merdeka.com - Foto antara Presiden Joko Widodo, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Rizieq Syihab beredar di media sosial Facebook. Salah satunya akun Facebook bernama Iqbal Oktavian. Akun Iqbal Oktavian juga menuliskan kabar bahwa Rizieq Syihab adalah tangan kanan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

hoaks foto jokowi donald trump dan rizieq syihab
Istimewa

Berikut keterangan foto tersebut:

"Wooooi cebong, ini satu lagi bukti bahwa Imam Jumbo kami masih eksis dan tidak gembel di ngarab sana. Saat ini Hababina Rizieq sudah menjadi tangan kanan yang mulia Baginda Donald Trump. Bahkan kunci nuklir Mamarika udah ada ditangan beliau sekarang. Sekali lagi ente bilang dia gembel, bakal almarhum ente sekecamatan..."

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, ditemukan artikel medcom.id berjudul "Habib Rizieq jadi Tangan Kanan Donald Trump? Ini Faktanya" pada Rabu, 1 April 2020. Medcom.id menjelaskan sejumlah kecanggalan dalam foto yang diunggah oleh akun Facebook Iqbal Oktavian.

Melalui teknik reverse image, kami menemukan bahwa foto tersebut berasal dari Biro Pers Sekretariat Presiden. Dilansir Medcom.id, di dalam foto asli hanya tampak Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden RI Jokowi.

Foto itu diabadikan di sela momen KTT G20 di Osaka, Jepang pada Kamis 28 Juni 2018. Jokowi menyempatkan diri bercengkrama dengan sejumlah pemimpin dunia. Di antaranya Trump.

Sementara foto HRS yang dijadikan satu frame dengan pose Trump dan Jokowi, berasal dari akun twitter Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon @fadlizon. Fadli mengunggah pose bersama HRS pada Senin 11 Maret 2019.

"Semalam silaturahim dg Imam Besar Habib Rizieq Syihab di Mekkah," ujar Fadli.

Dilansir Tagar.id, keberadaan HRS di Arab Saudi diduga merupakan bentuk pengasingan politik melalui operasi intelijen. FPI membantah pencekalan HRS karena persoalan overstay di Arab Saudi.

"Terjadinya overstay adalah akibat rekayasa sistemik terhadap HRS agar tidak bisa ke luar guna kembali ke Indonesia. Dengan kata lain, apa yang terjadi pada HRS bukan masalah overstay keimigrasian," kata Sekretaris Umum FPI Munarman seperti dilansir Tagar.id, Jumat 27 Maret 2020.

Dari sisi pemerintah Indonesia, beberapa kali muncul pernyataan tidak ada halangan bagi HRS untuk pulang ke Indonesia. Bahkan pemerintah menegaskan HRS bisa pulang ke Indonesia kapanpun.

"Soal Habib Rizieq, kalau beliau mau masuk (ke Indonesia), ya masuk saja. Enggak ada, kami enggak ada daftar cekal, enggak ada daftar tangkal di kami,” kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly seperti dilansir Tempo.co, Selasa 25 Februari 2020.

Kesimpulan

Foto antara Presiden Jokowi, Donald Trump dan Rizieq Syihab merupakan hasil suntingan dari beberapa foto, yakni saat Jokowi menghadiri KTT G20 di Osaka, Jepang pada Kamis 28 Juni 2018. Jokowi sempat bercengkrama dengan Trump. Sedangkan foto Rizieq saat bertemu dengan Fadli Zon di Mekkah, Arab Saudi, Senin 11 Maret 2019. [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini