CEK FAKTA: Hoaks, Video Sebut Rumah SBY Digeledah KPK

Selasa, 31 Agustus 2021 17:34 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Hoaks, Video Sebut Rumah SBY Digeledah KPK Kongres V Partai Demokrat. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Sebuah video berjudul "KPK gerak Cepat Geledah Rumah SBY !! Akhirnya KPK Temukan Uang 177 Triliun" beredar di media sosial. Beberapa cuplikan video terlihat Susilo Bambang Yudhoyono sedang berpidato.

hoaks rumah sby digeledah kpk
hoaks rumah sby digeledah kpk

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri video tersebut. Hasilnya, tidak ada keterangan resmi maupun narasi yang menyebutkan KPK menggeledah rumah SBY.

Dalam artikel Tempo.co berjudul "Keliru, KPK Geledah Rumah SBY dan Temukan Uang Rp 177 Triliun" pada 30 Agustus 2021, dijelaskan video berdurasi 22 menit 47 detik di atas sama sekali tidak memperlihatkan petugas KPK yang menggeledah rumah SBY dan menemukan uang senilai Rp 177 Triliun.

Dalam video memuat pernyataan SBY dalam beberapa momen. Video tersebut diawali dengan menampilkan cupilkan berita dari Metro TV yang diunggah oleh kanal Youtube metrotvnews pada 14 September 2018 dengan judul, “Demokrat Berang SBY Dituding Jadi Dalang Kasus Century.” Video ini juga memuat pernyataan Wakil Ketua umum Partai Demokrat, Syarief Hasan.

Pemberitaan dalam video tersebut terkait Media asing Asia Sentinel saat menerbitkan artikel yang menuding Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang utama kasus Century. Artikel media asing yang berbasis di Hong Kong ini pun mendapatkan sanggahan keras dari Partai Demokrat.

Cuplikan video selanjutnya menampilkan pernyataan SBY yang pernah diunggah ke Youtube oleh kanal CNN Indonesia pada 18 September 2018 dengan judul, “SBY Singgung Pemberitaan Asia Sentinel.”

Cuplikan video lainnya identik dengan video yang pernah diunggah ke Youtube oleh kanal resmi situs berita BeritaSatu pada 2 Mei 2014 dengan judul, “Anas Minta KPK Periksa SBY dan Ibas.” Video ini memuat pernyataan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Kantor KPK.

Selanjutnya video yang memuat pernyataan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan identik dengan video yang pernah diunggah ke Youtube oleh kanal yang sama yakni BeritaSatu pada 18 September 2018 dengan judul, “SBY Sebut Dirinya dan Demokrat Jadi Korban Fitnah Keji.”

Terdapat juga cuplikan pernyataan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Video yang identik pernah diunggah ke Youtube oleh kanal metrotvnews pada 25 September 2018 dengan judul, “Ketua DPR Desak KPK Tuntaskan Kasus Century”.

Kesimpulan

Video berjudul "KPK gerak Cepat Geledah Rumah SBY !! Akhirnya KPK Temukan Uang 177 Triliun" adalah hoaks. Isi dalam video tidak terlihat KPK menggerebek rumah SBY, dan cuplikan video berisi sejumlah pernyataan SBY dalam beberapa momen.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini