CEK FAKTA: Hati-Hati Penipuan Program Dana Hibah Mengatasnamakan Ditjen Bimas Islam
Merdeka.com - Beredar pesan melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI).
Dalam pesan tersebut pelaku menawarkan program dari Kementerian Agama terkait pemberian dana hibah sebesar Rp50 juta. Selain itu, pelaku meminta data dan proposal untuk mendapatkan dana tersebut.
Instagram @bimasislam
Penelusuran
Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menegaskan pesan berisi tentang program pemberian dana hibah Rp50 juta bukan berasal dari Ditjen Bimas. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap penipuan bermodus bantuan.
"AWAS PENIPUAN!!!
Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap penipuan bermodus bantuan. Program Hibah/Bantuan kepada masyarakat pada Ditjen Bimas Islam dilakukan secara akuntabel, tanpa perantara dan tidak dipungut biaya apapun.
Laporkan jika ada tawaran mencurigakan," tulis akun Instagram @bimasislam yang sudah verified.
Sementara itu dilansir dari kemenag.go.id, terkait bantuan masjid atau musala, masyarakat cukup mengunjungi laman https://simas.kemenag.go.id/page/permohonanbantuan.
Dalam laman tersebut, sudah tercatat dan tercantum persyaratan yang bisa dilengkapi untuk mendapatkan bantuan.
Kesimpulan
Pesan berisi tentang program pemberian dana hibah Rp50 juta bukan berasal dari Ditjen Bimas. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap penipuan bermodus bantuan.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://www.instagram.com/p/CjFDVNIrjXT/?igshid=YmMyMTA2M2Y%3Dhttps://www.kemenag.go.id/read/online-menag-pastikan-kemudahan-pengajuan-bantuan-masjid-musala (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya