CEK FAKTA: Hati-Hati Akun WhatsApp Catut Nama Kominfo Berikan BLT Rp6,8 Juta

Nomor WhatsApp yang beredar bukanlah nomor resmi Kementerian Kominfo, dan sampai saat ini tidak ada program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Kominfo.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
CEK FAKTA: Hati-Hati Akun WhatsApp Catut Nama Kominfo Berikan BLT Rp6,8 Juta
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Beredar nomor WhatsApp mengatasnamakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Akun tersebut mengirimkan pesan yang menyebut bahwa Kominfo bekerjasama dengan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Atas (Kemenkop UKM) memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara online sebesar Rp6.800.000,-.

Untuk mendapatkan BLT tersebut peserta harus mendaftarkan diri dengan mengirimkan foto KTP, KK dan buku tabungan ke nomor WhatsApp 082324671114 atas nama Kiki Nurohman.

Berikut isi pesannya:

Selamat anda Berkesempatan!!!

Daftar Diri anda Sebagai Penerima

BLT (Bantuan Langsung Tunai) Secara

Online Sebesar Rp. 6.800.000,00

Dari Kementerian Komunikasi Dan

imformatika Bekerja Sama Dengan

Kementerian Koperasi, Usaha Kecil,

Menengah Dan Atas Tahap Ke-3

Syarat & Ketentuan :

-Foto KTP(Kartu Tanda Penduduk)

-Foto KK (Kartu Keluarga)

-Buku Tabungan Kirim Kan Ke Whatshaap:

082324-671114

Kiki Nurohman.

Terimah Kasih

Buruan Pendaftaran Terbatas!!!

Penelusuran

Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, nomor WhatsApp yang beredar bukanlah nomor resmi Kementerian Kominfo, dan sampai saat ini tidak ada program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Kominfo.

Adapun nomor-nomor yang digunakan Kementerian Kominfo untuk masyarakat dapat dilihat pada situs resmi kominfo.go.id.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati agar tidak terkena dampak dari pengumpulan data pribadi secara ilegal yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kesimpulan

Nomor WhatsApp yang beredar bukanlah nomor resmi Kementerian Kominfo, dan sampai saat ini tidak ada program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Kominfo.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Rekomendasi