SEA Games 2025 Tuntas, Tim Polo Air Indonesia Menatap Edisi 2027 di Malaysia dengan Penuh Keyakinan

SEA Games 2025 diharapkan menjadi momen yang membawa harapan baru bagi perkembangan polo air Indonesia.

Wiwig Prayugi
Oleh Wiwig Prayugi - Reporter
SEA Games 2025 Tuntas, Tim Polo Air Indonesia Menatap Edisi 2027 di Malaysia dengan Penuh Keyakinan
Tim Polo Air Indonesia pulang dari SEA Games 2025 (Liputan6.com/Thomas) ((Liputan6.com/Thomas))

SEA Games 2025 menjadi momentum yang penuh harapan bagi polo air Indonesia. Meskipun hanya memiliki waktu persiapan sekitar tiga bulan, tim Indonesia berhasil meraih satu medali perak dan satu perunggu, serta memberi kesempatan bagi banyak pemain muda untuk debut. Tim putra berhasil meraih medali perak setelah kalah 16-19 dari Singapura dalam laga final yang diadakan di Thammasat University Rangsit Campus, Thailand. Di sisi lain, tim putri sukses meraih medali perunggu setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 26-16.

PB Akuatik Indonesia menilai hasil tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Sarman Simanjorang, Wakil Ketua Bidang Organisasi Akuatik Indonesia, menyebut pencapaian ini sebagai prestasi yang luar biasa, mengingat waktu persiapan yang sangat singkat dan keberhasilan tim menembus final serta mengalahkan tuan rumah. Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB Akuatik Indonesia) merasa puas dengan hasil yang diraih, mengingat tim polo air Indonesia hanya mempersiapkan diri selama kurang lebih tiga bulan sebelum berkompetisi di SEA Games 2025.

"Dari Aquatic Indonesia, ini sudah sesuai target. Persiapan kita sangat singkat, hanya sekitar tiga bulan. Tapi dengan kondisi itu, tim putra bisa menembus final dan bahkan mengalahkan tuan rumah. Itu prestasi luar biasa. Tim putri juga dengan persiapan serupa mampu meraih perunggu," ungkap Sarman Simanjorang saat menyambut kepulangan atlet di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (20/12/2025).

Sarman juga menekankan bahwa hasil ini akan menjadi evaluasi penting untuk persiapan SEA Games yang akan datang. Ia berharap medali perak yang diraih oleh tim putra dapat ditingkatkan menjadi emas pada edisi 2027.

Kebanggaan

Polo Air Indonesia Optimistis Menatap SEA Games 2027 usai Raih Perak dan Perunggu di Thailand
Tim Polo Air Indonesia pulang dari SEA Games 2025 (Liputan6.com/Thomas) (Liputan6.com/Thomas)

Kapten tim putra, Rezza Auditya Putra, menyatakan rasa bangganya terhadap pencapaian yang diraih oleh tim. Ia merasa bahwa keberhasilan meraih medali perak menjadi lebih berharga mengingat sembilan pemain baru yang melakukan debut di SEA Games tahun ini. "Bangga dan senang karena sesuai target. Walaupun sebagai atlet tentu ingin lebih, tapi dengan persiapan tiga bulan dan sembilan debutan, hasil ini sudah di luar ekspektasi kami," ungkap Rezza.

Dengan melihat proses regenerasi yang berjalan baik, Rezza mulai mempertimbangkan untuk pensiun setelah SEA Games 2025. Ia telah berpartisipasi dalam sembilan edisi SEA Games dan merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan kesempatan kepada pemain muda. "Mungkin ini jadi SEA Games terakhir saya. Saya melihat junior-junior levelnya sudah bagus. Dengan pembinaan yang ada, dua tahun ke depan tim ini harusnya bisa jauh lebih baik," tambahnya.

Fokus

Polo Air Indonesia Optimistis Menatap SEA Games 2027 usai Raih Perak dan Perunggu di Thailand
Tim Polo Air Indonesia pulang dari SEA Games 2025 (Liputan6.com/Thomas) (Liputan6.com/Thomas)

Kapten tim polo air putri, Melyn Cecilia Legawa, juga menyampaikan pandangannya mengenai pencapaian timnya. Ia merasa puas dengan medali perunggu yang berhasil diraih dan optimis bahwa masa depan polo air putri Indonesia akan semakin cerah. Dari seluruh skuad yang ada, tujuh pemain di antaranya adalah debutan di ajang SEA Games.

"Pasti bangga dan senang karena kerja keras selama latihan terbayar. Mayoritas tim kami masih junior, bahkan banyak di bawah 20 tahun. Potensinya besar, semoga ke depan polo air putri bisa meraih hasil yang lebih baik lagi," tutur Melyn.

Rekomendasi