Timnas Indonesia U-22 tengah berjuang di ajang SEA Games 2025. Para pemain Garuda Muda tidak berjuang sendirian dalam kompetisi yang berlangsung di Thailand ini.
Salah satu contohnya adalah bek Timnas Indonesia U-22, Dion Markx, yang mendapatkan dukungan langsung dari orang tuanya. Mereka terbang dari Belanda ke Thailand untuk mendampingi Dion dan memberikan semangat.
Dalam kesempatan tersebut, reporter Bola.com, Muhammad Adi Yaksa, sempat berbincang dengan kedua orang tua Dion Markx. Ayahnya, Frits Markx, menyampaikan pesan yang sangat menyentuh untuk putranya.
"Harus bermain dengan kuat dan harus bermain dengan hati untuk Indonesia," ujar Frits. Dukungan ini diharapkan dapat memotivasi Dion untuk memberikan yang terbaik di lapangan.
Advertisement
Fritz Markx berharap agar Dion Markx dapat menunjukkan performa yang konsisten pada SEA Games 2025.
Ia juga menginginkan Dion mampu membawa Timnas Indonesia U-22 mencapai babak final.
"Saya juga berharap Dion bisa bawa Indonesia ke final," harap Frits. Dion Markx merupakan salah satu dari tiga pemain diaspora yang turut membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Selain Dion, terdapat dua pemain diaspora lainnya, yaitu Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra.
Advertisement
Dion Markx, yang lahir di Belanda 19 tahun lalu, memulai perjalanan kariernya dengan bergabung bersama SV Spero Youth pada tahun 2013.
Dalam lingkungan yang penuh persaingan, ia berhasil menunjukkan bakat yang dimilikinya, sehingga keterampilannya berkembang dengan sangat pesat.
Dengan darah Indonesia yang mengalir kuat dalam dirinya, Dion mewarisi warisan budaya dari ayahnya yang berasal dari Palembang, Sumatra Selatan.
Neneknya, Saoda Enedak, lahir di Aceh, sementara ayahnya bernama Frits Markx. Meskipun tumbuh besar di Belanda, Dion tetap berusaha menjaga hubungan dengan akar budayanya, sehingga ia menjadi sosok yang berkarakter dan memiliki rasa kepemilikan yang mendalam terhadap Indonesia.