John Herdman akan diangkat sebagai pelatih tim nasional Indonesia. Berita mengenai penunjukan Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia mulai marak di media Kanada. Mantan pelatih kepala Toronto FC dan pelatih tim nasional pria Kanada ini akan menggantikan Patrick Kluivert yang sebelumnya melatih skuad Garuda. Penunjukan ini menarik perhatian karena rekam jejak Herdman yang sangat mengesankan di kancah internasional.
Herdman dijadwalkan untuk memulai tugasnya secara resmi pada tahun 2026, dengan membawa banyak pengalaman dari kompetisi Major League Soccer dan Piala Dunia. PSSI berharap besar agar penunjukan ini dapat meningkatkan performa Timnas Indonesia di level Asia.
Keputusan ini juga memberikan tanggung jawab tambahan kepada Herdman untuk mengawasi tim U23, guna memastikan pengembangan pemain muda berlangsung dengan baik. Selain rincian penunjukan dan target ambisius, laporan dari media Kanada juga mengungkapkan besaran gaji yang akan diterima Herdman.
Angka yang fantastis, sekitar Rp670 juta per bulan, disebut-sebut menjadi daya tarik utama bagi pelatih berusia 50 tahun ini untuk menerima tawaran dari PSSI, setelah sebelumnya menolak penawaran dari negara lain.
Advertisement
John Herdman kini resmi menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional sepak bola putra Indonesia, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Patrick Kluivert. Pelatih berusia 50 tahun ini akan memulai tugasnya pada tahun 2026, dengan harapan baru bagi perkembangan sepak bola di Tanah Air.
Kontrak yang disepakati adalah selama dua tahun, dengan kemungkinan perpanjangan selama dua tahun berikutnya, sehingga masa jabatannya bisa berlangsung hingga tahun 2030. PSSI menargetkan Herdman untuk memimpin tim setidaknya sampai akhir masa jabatan Presiden PSSI, Erick Thohir, yang berakhir pada tahun 2027.
Salah satu target utama yang diemban oleh Herdman adalah membawa Timnas Indonesia mencapai perempat final di Piala Asia 2027. Target ini mencerminkan ambisi besar PSSI untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di level Asia. Selain bertanggung jawab atas tim senior, Herdman juga akan mengawasi tim U23 Indonesia.
Penugasan ganda ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan pemain muda dan memastikan adanya integrasi yang lebih baik antara tim junior dan senior. Dengan langkah ini, diharapkan pemain muda berbakat dapat lebih cepat bergabung dengan skuad utama Timnas Indonesia.
Advertisement
Laporan dari media Kanada, termasuk Waking The Red dan jurnalis Ben Steiner, menyebutkan bahwa gaji John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia mencapai sekitar US$40.000 per bulan. Jika dihitung dalam Rupiah, jumlah ini setara dengan sekitar Rp670,8 juta hingga Rp671 juta per bulan, berdasarkan nilai tukar yang berlaku di Indonesia.
Besaran gaji yang menarik ini dianggap sebagai salah satu alasan utama yang mendorong Herdman untuk menerima tawaran dari PSSI. Ia diketahui sempat menolak tawaran dari negara lain seperti Honduras dan Jamaika sebelum akhirnya memilih untuk berkarier di Indonesia. Selain itu, stabilitas kontrak jangka panjang juga menjadi pertimbangan penting bagi pelatih asal Inggris tersebut.
Walaupun gaji John Herdman tergolong tinggi, ternyata nominal tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan gaji terakhir Shin Tae-yong, pelatih sebelumnya dari Timnas Indonesia. Shin Tae-yong dilaporkan mendapatkan antara Rp1,1 miliar hingga Rp1,9 miliar per bulan, yang juga mencakup gaji staf pelatihnya. Perbandingan ini menunjukkan bahwa PSSI mungkin telah melakukan penyesuaian anggaran untuk posisi pelatih kepala. Dengan demikian, keputusan PSSI dalam memilih Herdman mungkin mencerminkan strategi baru dalam pengelolaan anggaran dan pengembangan tim nasional.
Advertisement
John Herdman membawa pengalaman kepelatihan yang luar biasa ke dalam Timnas Indonesia. Sebelumnya, ia menjabat sebagai pelatih Toronto FC di Major League Soccer antara tahun 2023 hingga 2024. Namun, nama Herdman lebih dikenal luas setelah suksesnya membawa tim nasional putra Kanada ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun.
Selain prestasi di tim putra, ia juga memiliki catatan gemilang bersama tim nasional putri Kanada, di mana ia berhasil mengantarkan tim tersebut meraih medali perunggu Olimpiade pada tahun 2012 dan 2016. Pengalaman tersebut menunjukkan kemampuannya dalam membangun tim dan mencapai prestasi di tingkat tertinggi.
Gaya kepelatihan Herdman terkenal dengan fokus pada transisi cepat, pressing tinggi, dan disiplin kolektif. Pendekatan ini dianggap sangat sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia untuk meningkatkan daya saing di panggung internasional.
Selain itu, Herdman juga memiliki lisensi kepelatihan tertinggi di Eropa, UEFA Pro License, yang semakin mengukuhkan kualitas dan kapabilitasnya sebagai pelatih profesional. Dengan latar belakang yang kuat dan pengalaman yang luas, Herdman diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Timnas Indonesia.