Barcelona Berhasrat Langsung ke 16 besar Liga Champions: Bukan Hanya Prestasi, tapi soal Bonus Finansial

Meskipun ambisi dalam bidang olahraga tetap menjadi fokus utama, keuntungan finansial dari kompetisi Eropa kini menambah dimensi penting bagi Barcelona.

Benediktus Gerendo Pradigdo
Barcelona Berhasrat Langsung ke 16 besar Liga Champions: Bukan Hanya Prestasi, tapi soal Bonus Finansial
Fermin Lopez merayakan gol kedua timnya dalam laga Liga Champions antara Slavia Praha vs Barcelona di Fortuna Arena, 22 Januari 2026. (AP Photo/Petr David Josek) ((AP Photo/Petr David Josek))

Barcelona akan menjalani pertandingan terakhir league phase Liga Champions 2025/2026 melawan Copenhagen pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini bukan hanya sekadar untuk menjaga gengsi, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam.

Meskipun tujuan olahraga tetap menjadi yang utama, keuntungan finansial yang diperoleh dari kompetisi Eropa kini menjadi faktor penting bagi Barcelona.

Menyelesaikan kompetisi di posisi delapan besar grup akan menjadi prestasi yang berarti dari sisi olahraga, namun juga memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan.

Hal ini sangat penting mengingat kondisi keuangan Barcelona yang masih dalam pengawasan ketat oleh manajemen klub.

Liga Champions pada musim ini memberikan total hadiah yang sangat menggiurkan, di mana pendapatan klub sangat dipengaruhi oleh hasil pertandingan serta posisi akhir mereka di klasemen grup.

Setiap kemenangan, hasil imbang, dan kelolosan ke fase gugur memiliki nilai finansial yang jelas dan terukur. Oleh karena itu, laga melawan Copenhagen menjadi sangat krusial bagi Barcelona, mengingat hasil dari pertandingan ini dapat berdampak langsung pada pemasukan klub sebelum memasuki fase knockout.

Dengan besarnya nilai yang dipertaruhkan, tidak mengherankan jika setiap tim berusaha keras untuk meraih hasil terbaik. Setiap langkah dalam kompetisi ini tidak hanya berpengaruh pada reputasi tim, tetapi juga pada kestabilan finansial mereka.

Barcelona, sebagai salah satu klub besar, tentu ingin memastikan bahwa mereka tidak hanya tampil baik di lapangan, tetapi juga mendapatkan hasil yang menguntungkan secara ekonomi.

Menurut laporan SPORT, Barcelona telah berhasil mengumpulkan 27,9 juta euro meskipun masih ada satu pertandingan tersisa di fase grup. Sebagian besar dari jumlah tersebut sudah dijamin sebelum kompetisi dimulai.

UEFA memberikan 18,6 juta euro kepada masing-masing dari 36 klub yang berhasil lolos ke fase grup, sehingga setiap klub memiliki basis keuangan yang solid. Sisa 9,1 juta euro didapatkan Barcelona berkat performa mereka di lapangan.

Saat ini, Barcelona telah meraih empat kemenangan dari tujuh pertandingan di fase grup, dengan setiap kemenangan bernilai 2,1 juta euro. Selain itu, hasil imbang melawan Club Brugge juga memberikan tambahan sebesar 700.000 euro ke kas klub dari kompetisi Eropa.

Dengan pencapaian ini, Barcelona menunjukkan bahwa mereka tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga kompetitif di arena Eropa.

Pendapatan tertinggi yang diperoleh klub berasal dari kepastian lolos ke fase gugur Liga Champions. Dengan mencapai babak 16 besar, klub akan mendapatkan tambahan 11 juta euro.

Selain itu, UEFA juga memberikan insentif tambahan untuk tim yang berhasil lolos langsung dari fase grup. Klub yang berhasil melaju ke 16 besar secara langsung akan menerima 2 juta euro, sedangkan tim yang harus melalui babak playoff hanya mendapatkan 1 juta euro.

Dengan kata lain, kemenangan atas Copenhagen akan memberikan tambahan 2,1 juta euro dan membuka peluang untuk keuntungan yang lebih besar.

Jika Barcelona dapat mengalahkan Copenhagen dan memastikan tiket langsung ke babak 16 besar, total pendapatan mereka dari Liga Champions bisa meningkat hingga 42,8 juta euro, sebelum bonus tambahan dari fase selanjutnya dihitung.

Bagi Barcelona, meraih kemenangan dalam pertandingan ini bukan hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas finansial klub di kancah Eropa.

Sumber: Barca Universal

Rekomendasi