Viktor Gyokeres Bakal Ngambek Mogok Latihan Kalau Tak Pindah ke Arsenal

Viktor Gyokeres dilaporkan telah menghubungi direktur olahraga klub, Frederico Varandas, untuk menyatakan niatnya pindah ke Arsenal.

Ari Rachman Prayoga
Oleh Ari Rachman Prayoga - Reporter
Viktor Gyokeres Bakal Ngambek Mogok Latihan Kalau Tak Pindah ke Arsenal
Pemain Sporting CP, Viktor Gyokeres (kiri) pernah memperkuat Brighton namun pemain asal Swedia itu cuma dimainkan di kompetisi piala. Kini Gyokeres sudah mencetak 17 gol dan membuat delapan a (© 2025 Liputan6.com)

Viktor Gyokeres, penyerang utama Sporting CP, kini menjadi sorotan dalam drama transfer yang hangat di musim panas ini. Pemain yang berasal dari Swedia tersebut dilaporkan telah melakukan sebuah panggilan mengejutkan kepada direktur olahraga klub, Frederico Varandas, untuk menyampaikan keinginannya bergabung dengan Arsenal.

Menurut berita eksklusif dari media Portugal, Record, Gyokeres secara tegas mengungkapkan niatnya untuk meninggalkan Alvalade dan meminta pihak manajemen untuk menghormati keputusannya.

"Dia tidak ingin---dan tidak akan---kembali ke Sporting dengan kehendaknya sendiri. Dia telah memberikan segalanya untuk klub," tulis laporan tersebut.

Gyokeres, yang telah mencetak 54 gol dalam 52 pertandingan musim ini, menarik perhatian beberapa klub besar Eropa seperti PSG, Juventus, dan Manchester United. Arsenal kini disebut-sebut sebagai tim yang paling diunggulkan setelah diketahui bahwa striker tersebut telah mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan The Gunners kepada keluarga dan teman-temannya.

Namun, menurut laporan dari Record, Gyokeres juga menyampaikan ancaman terselubung: jika Arsenal memutuskan untuk menarik minatnya dan memilih striker lain, ia "tidak akan pernah memaafkan pihak-pihak yang bertanggung jawab".

Hal ini menunjukkan betapa seriusnya niatnya untuk bergabung dengan Arsenal, dan betapa pentingnya keputusan yang akan diambil oleh klub tersebut.

Situasi menjadi semakin kompleks setelah adanya klausul khusus dalam kontrak Gyokeres. Jurnalis Duncan Castles mengungkapkan bahwa jika Sporting menolak tawaran sebesar 60 juta euro (sekitar Rp1,05 triliun), mereka akan dikenakan denda sebesar 6 juta euro (Rp105 miliar) yang harus dibayarkan kepada sang pemain.

"Gyokeres sangat serius. Jika Sporting tetap bersikeras menahannya, dia siap mogok latihan," tegas Castles dalam The Transfer Podcast.

Frederico Varandas, yang menjabat sebagai direktur olahraga di Sporting, sebelumnya menolak rumor mengenai kemungkinan Gyokeres dijual seharga 60 juta ditambah bonus. "Klub kami tidak akan menerima tawaran seperti itu. Sampai hari ini, belum ada proposal resmi untuk Gyokeres," tegasnya.

Dengan kontrak yang masih berlaku hingga tahun 2028, Sporting dalam posisi yang kuat untuk mempertahankan nilai tinggi pemain tersebut. Namun, keinginan Gyokeres untuk berpindah tim dapat menimbulkan ketegangan lebih lanjut dalam situasi ini.

Sumber: Record

Rekomendasi