Tak Ada Agenda Timnas Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan Patrick Kluivert?

Setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Senior oleh PSSI, Patrick Kluivert diharapkan segera menyusun program.

Nandang Permana
Oleh Nandang Permana - Reporter
Tak Ada Agenda Timnas Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan Patrick Kluivert?
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert berfoto di tribune barat Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (13/1/2025). (Dok. PSSI) (© 2025 Bola.com)

Setelah diangkat oleh PSSI sebagai pelatih kepala Timnas Senior, Patrick Kluivert diharapkan segera merancang program kerja agar waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

Pengamat sepak bola Indonesia, Kesit Budi Handoyo, menekankan bahwa masa persiapan yang ada sangat terbatas, terutama karena kemungkinan Timnas tidak akan menjalani laga uji coba internasional dalam waktu dekat.

Usai diperkenalkan oleh PSSI minggu lalu, Patrick Kluivert akan menghadapi jadwal pertandingan yang padat dan menantang. Pertandingan pertama Timnas Indonesia dalam fase ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia adalah melawan Australia di tanggal 20 Maret. Lima hari setelah itu, Timnas akan menjamu Bahrain, diikuti dengan pertandingan melawan China pada 5 Juni dan bertandang ke Jepang pada 10 Juni.

Patrick Kluivert akan menjalankan tugasnya dengan bantuan asisten pelatih, Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Menurut Kesit, langkah awal yang perlu dilakukan Kluivert adalah segera menyusun program untuk timnas, setelah sebelumnya tim kepelatihan baru menganalisis berbagai persoalan yang menjadi kendala dalam timnas.

"Termasuk juga bagaimana dia menyiapkan program timnas Indonesia menghadapi pertandingan Australia dan Bahrain di bulan Maret nanti. Karena memang tidak akan ada uji coba yang bisa dilakukan oleh Timnas Indonesia, khususnya uji coba internasional. Maka Patrick Kluivert dan jajaran asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat, harus betul-betul mengoptimalkan waktu yang ada sebelum menghadapi Australia," kata Kesit Budi Handoyo kepada bola.com, Minggu (19/01/2025).

Kesit juga menekankan pentingnya melakukan analisis terhadap kekurangan yang masih terlihat jelas dalam Timnas Indonesia.

"Paling penting analisis kekurangan Timnas Indonesia yang masih terlihat mencolok termasuk juga kelebihan-kelebihan yang kemudian harus dioptimalkan tim kepelatihan timnas di bawah Patrick Kluivert itu," tambahnya.

Dengan demikian, Kluivert dan timnya diharapkan dapat memaksimalkan potensi yang ada dan memperbaiki performa timnas sebelum menghadapi pertandingan yang krusial. Waktu yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi Kluivert dan stafnya dalam mempersiapkan tim secara optimal.

Ketika membahas mengenai komposisi pemain saat ini, apakah sudah sejalan dengan strategi yang diterapkan oleh Patrick Kluivert?

Pria yang sering muncul di berbagai stasiun televisi nasional sebagai komentator pertandingan sepak bola ini menyatakan bahwa meskipun pola permainan Kluivert yang menggunakan formasi 4-3-3 berbeda dengan Shin Tae-yong yang lebih menyukai formasi 3-4-2-1, namun jumlah pemain yang tersedia untuk lini belakang tim nasional sangat melimpah.

Terdapat nama-nama seperti Calvin Verdonk, Jay Idzes, Kevin Diks, Mess Hilgers, Justin Hubner, serta pemain lokal Rizky Ridho yang telah terbukti kualitasnya dalam beberapa pertandingan bersama Timnas.

“Menurut saya tidak akan terlalu sulit untuk menyiapkan lini pertahanan. Termasuk juga tiga pemain di lini tengah dan tiga di lini depan. Mungkin problemnya adalah bagaimana stok pemain depan aja yang masih perlu ditambah. Kabar baiknya mudah-mudahan saja Ole Romeny dan Jairo Riedelwald segera bisa masuk segera ke Timnas sehingga di barisan tengah pun akan semakin solid banyak opsi termasuk di lini sayap,” ujarnya.

Dengan begitu, tantangan utama yang dihadapi adalah pemenuhan stok di posisi penyerang agar tim semakin kompetitif. Hal ini menjadi penting agar strategi permainan yang diinginkan Kluivert dapat berjalan dengan baik dan efektif.

Ketua Persatuan Wartawan DKI Jakarta, Kesit Budi Handoyo, menekankan pentingnya bagi Patrick Kluivert untuk memaksimalkan perolehan poin dalam tiga pertandingan awal yang akan datang. Pertandingan tersebut meliputi laga melawan Australia, Bahrain, dan China. Sementara itu, Kesit menganggap pertandingan terakhir melawan Jepang akan menjadi tantangan berat bagi Timnas Indonesia, terutama karena dilangsungkan di markas lawan.

Kesit menegaskan bahwa setiap pertandingan yang dijalani Indonesia ke depan harus dianggap sebagai final, demi menjaga harapan untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Ia menyatakan, "Intinya kita mencoba lolos dari persaingan grup 3 apakah itu lolos langsung atau lolos ke putaran empat. Tiga pertandingan harus bisa dimaksimalkan, lawan Australia setidaknya kita harus merebut poin, kemudian melawan Bahrain wajib meraih poin penuh karena bermain di kandang sendiri begitupun saat menghadapi China."

Ia juga menambahkan, "Untuk melawan Jepang saya kira akan berat bagi Indonesia."

Kesit percaya bahwa Indonesia memiliki potensi untuk meraih tujuh poin dari tiga pertandingan tersebut.

"Jadi tiga pertandingan yang menurut saya bisa menghasilkan tujuh poin dari pertandingan lawan Australia, Bahrain dan China. Saya pikir tiga pertandingan itu wajib dioptimalkan sehingga kita memperbesar peluang untuk lolos Piala Dunia 2026," tutupnya.

Rekomendasi