ASEAN Championship kini memasuki fase baru. Sejak edisi 2026, turnamen dua tahunan yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF ini akan menjalin kerja sama dengan sponsor baru. Nama resmi turnamen juga akan mengalami perubahan. Kini, turnamen yang diikuti oleh sepuluh negara ini akan dikenal dengan nama resmi ASEAN Championship Hyundai Cup 2026.
Timnas Indonesia telah berpartisipasi dalam ASEAN Championship sejak turnamen ini pertama kali digelar pada tahun 1996. Menariknya, hingga saat ini, Tim Garuda belum berhasil meraih gelar juara.
Walaupun demikian, Timnas Indonesia telah mencapai final ASEAN Championship sebanyak enam kali. Sayangnya, di enam laga final tersebut, Tim Merah Putih selalu mengalami kekalahan. Final terakhir yang diikuti oleh Timnas Indonesia di ajang ASEAN Championship berlangsung pada tahun 2020. Dalam pertandingan final yang digelar di Singapura itu, Tim Garuda harus mengakui keunggulan Timnas Thailand.
Advertisement
Waktu yang Ideal
Legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, berpendapat bahwa ASEAN Championship 2026 adalah momen yang tepat untuk mengakhiri kekeringan gelar juara bagi Tim Garuda. Menurutnya, saat ini, Timnas Indonesia memiliki banyak pemain berkualitas yang berasal dari liga-liga di seluruh dunia.
“Ya, sekarang, saya pikir kita punya tim yang sangat bagus. Sejujurnya, saya pikir sekarang adalah waktunya, untuk perjalanan panjang sampai akhir, bahwa kita akan memenangkan kejuaraan,” tegas Bepe. Dengan komposisi pemain yang solid, Bambang Pamungkas yakin bahwa kesempatan untuk meraih gelar juara semakin besar. Dia percaya bahwa para pemain akan memberikan yang terbaik demi mengharumkan nama bangsa di pentas ASEAN.
Advertisement
Kurniawan
Bambang Pamungkas memiliki peluang untuk berkompetisi dalam lima edisi ASEAN Championship. Selama kariernya, Bepe telah mengikuti dua pertandingan final bersama Timnas Indonesia di turnamen tersebut. Meskipun tidak berhasil membawa pulang gelar juara untuk Timnas Indonesia di ASEAN Championship, prestasi individu yang diraihnya cukup membanggakan.
Pada edisi ASEAN Championship 2002, Bambang Pamungkas berhasil meraih gelar top scorer dengan mencetak delapan gol. Hingga saat ini, Bepe masih menduduki peringkat keenam sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen tersebut, dengan total 12 gol yang telah dicetaknya.