Momen Haru Kevin Diks usai Resmi Tinggalkan FC Copenhagen: Tak Kuasa Menitikan Air Mata di Laga Terakhir
Petualangan Kevin Diks, bek serbabisa Timnas Indonesia, bersama FC Copenhagen kini telah berakhir.
Petualangan Kevin Diks sebagai bek serbabisa Timnas Indonesia bersama FC Copenhagen telah berakhir. Ia menandai laga terakhirnya sekaligus perpisahan dengan klub raksasa Denmark yang telah dibelanya selama empat tahun. Dalam periode tersebut, Kevin Diks berhasil mengakhiri kariernya di FC Copenhagen dengan prestasi yang sangat membanggakan. Pemain berusia 28 tahun ini telah mempersembahkan dua trofi sebelum meninggalkan tim.
Setelah membantu FC Copenhagen meraih gelar juara Liga Super Denmark 2024/2025, Kevin Diks juga berkontribusi dalam kemenangan timnya di Piala Denmark 2024/2025. FC Copenhagen berhasil mengalahkan Silkeborg dalam laga final Piala Denmark yang berlangsung di Stadion MCH Arena pada Kamis (29/5/2025) malam WIB dengan skor akhir 3-0. Kevin Diks tampil sejak menit awal dalam pertandingan tersebut. Gelar ini merupakan trofi kedua yang diraih Kevin Diks sepanjang musim 2024/2025, yang menjadi penutup kariernya di FC Copenhagen.
Setelah menyelesaikan musim terakhirnya, mantan pemain Fiorentina ini akan bergabung dengan klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach, mulai musim 2025/2026. Ia telah menandatangani kontrak selama tiga tahun dengan klub barunya tersebut. Dengan prestasi yang telah diraihnya, Kevin Diks meninggalkan FC Copenhagen dengan kenangan indah dan pencapaian yang patut dibanggakan.
Bermain Selama 71 Menit
Kevin Diks kembali mendapatkan kepercayaan dari pelatih Jacob Neestrup untuk bermain sejak awal pertandingan. Menariknya, posisi Diks kali ini adalah sebagai bek tengah sebelah kiri, berduet dengan Pantelis Hatzidiakos. Ia tampil selama 71 menit sebelum digantikan oleh Munashe Garananga. Dalam pertandingan tersebut, FC Copenhagen berhasil meraih kemenangan dengan mencetak tiga gol yang masing-masing disumbangkan oleh Jordan Larsson (3'), Lukas Lerager (34'), dan Mohamed Elyounoussi (38').
Dengan hasil ini, FC Copenhagen memastikan diri sebagai juara ganda musim ini setelah sebelumnya juga berhasil meraih gelar Liga Denmark. Prestasi ini menjadi yang kelima bagi Diks selama berseragam FC Copenhagen, setelah sebelumnya ia berhasil meraih tiga trofi Liga Denmark dan satu gelar Piala Denmark. Momen emosional pun terjadi setelah pertandingan melawan Silkeborg dini hari tadi, di mana Diks tidak dapat menahan tangisnya karena bahagia atas pencapaian tersebut.
Air Mata dari Lubuk Hati
Laga yang baru saja berlangsung merupakan penampilan terakhir bek Indonesia tersebut bersama FC Copenhagen untuk saat ini, yang membuatnya tidak dapat menahan air mata. Selama empat tahun di klub Ibu Kota Denmark ini, ia menyimpan banyak kenangan indah, pengalaman yang tak terlupakan, serta menjalin persahabatan yang erat.
"Itu bukan air mata buaya. Itu adalah air mata dari lubuk hati saya," ungkap Kevin Diks dalam wawancara yang dilansir dari laman Bold pada Jumat (30/5/2025).
"Saya tidak akan mengatakan semua yang mereka katakan, tetapi hal yang paling berkesan adalah ucapan terima kasih. Mereka berterima kasih atas waktu yang kami lalui bersama dan atas semua kenangan indah," imbuhnya.
Lebih lanjut, Diks menyatakan, "Tentu saja, orang-orang juga mengatakan beberapa hal pribadi, yang membuat saya sedikit lebih menangis, karena ini adalah hal-hal yang sangat kami hargai."
6 Bulan yang Sangat Berkesan
Mantan pemain Fiorentina tersebut mengungkapkan bahwa ia pernah mengalami masa-masa sulit dalam karier sepak bolanya. Dalam enam bulan terakhirnya di FC Copenhagen, ia merasakan kesedihan yang mendalam akibat cedera yang dialaminya. Diks merasa sangat terpukul ketika ia mengalami cedera saat bertanding dalam derby kandang melawan Brndby pada bulan April 2025, dan ia diberitahu bahwa cedera tersebut mungkin mengakhiri musimnya.
"Saya benar-benar hancur. Saya tidak memiliki kendali sepak bola dalam hal dapat membantu tim. Saya mencoba membantu rekan setim dalam perjalanan tandang dan sebagainya, tetapi ketika Anda bahkan tidak dapat melatih diri sendiri, sulit untuk melakukan hal-hal seperti itu," ungkapnya.
"Tetapi saya melakukannya untuk menjadi rekan setim terbaik," sambung dia.
Bergabung Borussia Mönchengladbach
Kevin Diks berhasil meraih gelar juara kedua sepanjang musim 2024/2025 untuk FC Copenhagen, yang merupakan musim terakhirnya bersama klub tersebut. Mantan pemain Fiorentina ini akan bergabung dengan Borussia Mönchengladbach di Bundesliga mulai musim 2025/2026 dengan kontrak selama tiga tahun. Gelar yang diraihnya kali ini adalah yang kelima selama ia berseragam FC Copenhagen, setelah sebelumnya mengantongi tiga trofi Liga Denmark dan satu gelar Piala Denmark.
Kevin Diks menyatakan, "Fakta bahwa saya berhasil kembali bermain untuk kedua pertandingan itu benar-benar fantastis. Semua orang tahu bahwa saya akan sangat merindukan tempat ini."
"Saya akan mengunjungi Copenhagen sesering mungkin sehingga saya dapat melihat tim ini menang lebih banyak lagi. Terima kasih banyak untuk semuanya, saya sangat menghargainya," tuturnya sebagai penutup. Dengan prestasi yang telah diraihnya, Diks meninggalkan jejak yang mendalam di FC Copenhagen.