Man City Vs Wydad AC: Foden dan Doku Cetak Gol Kemenangan The Citizens di Piala Dunia Antarklub 2025

Manchester City berhasil mengalahkan Wydad dengan skor 2-0 pada laga pembuka CWC 2025.

Richard Andreas Luturmas
Man City Vs Wydad AC: Foden dan Doku Cetak Gol Kemenangan The Citizens di Piala Dunia Antarklub 2025
Omar Marmoush (Manchester City) dan Guilherme Ferreira (Wydad AC) berebut bola dalam laga Club World Cup Grup G (AP Photo/Derik Hamilton) (© 2025 Liputan6.com)

Manchester City memulai perjalanan mereka di Grup G Piala Dunia Antarklub 2025 dengan hasil yang menggembirakan, yaitu menang 2-0 melawan Wydad AC pada Rabu malam (18/6/2025) waktu WIB di Lincoln Financial Field, Philadelphia. Gol-gol yang dicetak oleh Phil Foden dan Jeremy Doku di babak pertama sudah cukup untuk memastikan wakil Inggris tersebut meraih tiga poin perdana.

Pertandingan berlangsung dengan cukup seru, di mana Wydad sempat memberikan perlawanan yang cukup ketat, terutama di awal babak kedua. Namun, keunggulan Manchester City dalam efektivitas penyelesaian akhir dan penguasaan bola menjadi faktor penentu dalam laga ini. Di sisi lain, pertandingan juga diwarnai dengan kartu merah yang diterima Rico Lewis menjelang akhir pertandingan. Kemenangan ini membawa Manchester City menduduki posisi teratas klasemen sementara Grup G, sekaligus menunjukkan tekad kuat mereka untuk meraih gelar juara perdana.

Pertandingan baru saja dimulai selama dua menit ketika tim City berhasil mencetak gol pertama. Rayan Cherki menunjukkan aksi individu yang mengesankan di sisi kanan, dan Phil Foden menyelesaikannya dengan tembakan kaki kiri setelah bola rebound dari kiper Wydad. Wydad berusaha merespons dengan menguasai bola di tengah lapangan dan melakukan tekanan tinggi. Usaha ini hampir membuahkan hasil pada menit ke-14, ketika Ederson harus berjuang keras untuk menepis tendangan jarak jauh dari pemain Wydad akibat kesalahan dari lini belakang City.

Memasuki pertengahan babak pertama, City mulai mengambil alih kendali permainan. Serangan yang mereka lancarkan terus menekan pertahanan Wydad, meskipun mereka belum mampu menambah keunggulan. Di sisi lain, para pendukung Wydad tetap bersorak memberikan dukungan. Pada menit ke-31, Wydad hampir menyamakan kedudukan melalui skema serangan balik. Kesalahan yang dilakukan oleh pemain belakang City dimanfaatkan oleh striker Wydad, tetapi Ederson dengan sigap menggagalkan peluang berharga tersebut.

Empat menit setelahnya, tekanan dari City kembali meningkat. Namun, penyelesaian akhir mereka masih belum tepat sasaran hingga menit ke-39, meskipun mereka menguasai bola secara mutlak. Akhirnya, gol kedua tercipta pada menit ke-42. Sepak pojok yang dilakukan oleh Foden dari sisi kanan melewati kerumunan pemain dan disambut oleh Doku di tiang jauh. Dengan tenang, ia menceploskan bola ke gawang untuk menggandakan keunggulan timnya.

Babak kedua dimulai dengan intensitas yang lebih rendah. Wydad mengambil inisiatif lebih awal, tetapi Manchester City tetap menunjukkan kekompakan dan disiplin dalam organisasi pertahanan mereka. Tim asal Inggris itu terus menguasai bola di area lawan. Meskipun begitu, penyelesaian akhir mereka masih kurang memuaskan dan kesulitan untuk menciptakan peluang bersih di dalam kotak penalti. Pada menit ke-61, Wydad mulai menunjukkan peningkatan urgensi dalam menyerang. Dukungan dari suporter yang hadir di stadion memberikan semangat tambahan, menciptakan atmosfer meriah yang terasa hingga ke lapangan.

Pep Guardiola dan pelatih Wydad, Mohamed Amine Benhachem, mulai melakukan beberapa pergantian pemain untuk menyegarkan tim. Kedua tim terlihat menurunkan tempo permainan akibat kelelahan dan kondisi cuaca. Peluang terbaik bagi City di babak kedua muncul pada menit ke-74, ketika Haaland melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti, namun sayangnya bola melambung tinggi di atas mistar gawang. Wydad terus berusaha menekan, terutama melalui sektor kanan, dan beberapa kali berhasil memenangkan duel di lini tengah, yang membuat City kesulitan dalam membangun serangan dengan rapi.

Petaka bagi City terjadi pada menit ke-88 ketika Rico Lewis menerima kartu merah langsung setelah mengangkat kakinya terlalu tinggi dan mengenai wajah Samuel Obeng saat berebut bola. Meskipun harus bermain dengan 10 pemain di akhir pertandingan, Manchester City tetap berhasil mempertahankan keunggulan mereka. Penguasaan bola yang dominan menjadi kunci sukses bagi tim asuhan Pep Guardiola dalam mengendalikan ritme permainan.

Manchester City: Ederson, O'Reilly, Ake, Reis, Lewis, Reijnders, Doku, Cherki, Foden, Savio, Marmoush.

Wydad AC: Benabid, Moufid, Meijers, Boutouil, Ferreira, Moufi, Lorch, El Moubarik, Zemraoui, Amrabat, Mailula.

Rekomendasi